Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketua Dewan Pers: Ada 43.300 Media Abal-abal di Indonesia

Media abal-abal yang kerap menyampaikan informasi tak akurat dan berimbang tumbuh subur di Indonesia, jumlahnya mencapai puluhan ribu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
zoom-in Ketua Dewan Pers: Ada 43.300 Media Abal-abal di Indonesia
Tribun Medan/Array A Argus
(Kiri ke kanan) Perwakilan LBH Medan Aidil Aditya, Ketua AJI Medan Agoez Perdana dan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dalam diskusi Catatan Akhir Tahun Kondisi Pers Sumatera Utara di Kota Medan, Kamis (29/12/2016). TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Media abal-abal yang kerap menyampaikan informasi tak akurat dan berimbang tumbuh subur di Indonesia, jumlahnya mencapai puluhan ribu.

"Dari data yang kami peroleh di Indonesia ada 43.300 media abal-abal yang belum terverifikasi oleh Dewan Pers. Sebagian media ini masih dalam bentuk blog," ujar Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo dalam Diskusi Catatan Akhir Tahun Kondisi Pers di Medan, Kamis (29/12/2016) siang.

Yosep merasa heran kenapa begitu banyak media abal-abal di Indonesia. Di negara lain, lanjut Yosep, jumlah media tidak sebanyak yang ada di Indonesia.

"Di Malaysia, Myanmar, Brunai, Filipina dan Amerika sendiri tidak banyak seperti ini. Makanya, nanti kami akan membuat suatu sistem untuk menertibkan media abal-abal ini," ungkap dia.

Dewan Pers akan menertibkan media abal-abal dengan membuat suatu pembeda dengan media yang terverifikasi. Salah satu contohnya menyematkan barcode pada media yang diakui.

"Kalau medianya tidak memiliki barcode atau penanda dari Dewan Pers, artinya media itu diragukan. Misalkan, ada media yang diakui tapi beritanya tidak benar, kan bisa difoto barcodenya lalu dilapor ke Dewan Pers. Itu akan kami tindak," tegas dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas