Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat Nilai Pilkada Serentak Seperti Tidak Ada yang Mau Dikompetisikan

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti menyayangkan gaung pemiihan kepala daerah serentak 2017 tidak semarak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pengamat Nilai Pilkada Serentak Seperti Tidak Ada yang Mau Dikompetisikan
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Pengamat Politik Ray Rangkuti. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti menyayangkan gaung pemiihan kepala daerah serentak 2017 tidak semarak.

Menurutnya, Pilkada serentak 2017 hanya seperti kegiatan formalitas dalam menjalankan agenda demokrasi di Indonesia.

"Tahun 2017 ini Pilkadanya hanya seperti pergulatan prosedur biasa. Persiapannya seperti tidak ada yang mau dikompetisikan," kata Ray Rangkuti di kantor Formappi, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Padahal menurut Ray Rangkuti, ada dua hal yang perlu didorong dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang akan menghasilkan kepala daerah baru.

Dua hal itu kata Ray adalah isu anntikorupsi dan politik antidinasti.

"Tapi sayangnya kedua hal itu tidak jadi isu‎ utama jelang Pilkada. Masyarakat hanya terpacu soal isu yang terjadi di Jakarta," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

‎Masih kata Ray, saat ini publik justru diramaikan dengan maraknya berita hoax.

Isu hoax tersebut kata Ray Rangkuti justru yang mampu menciptakan perdebatan di masyarakat, sementara dua hal yang harus difokuskan di atas tidak ramai diperbincangkan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas