Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sikapi Penghadangan di Sintang, Ribuan Massa Aksi Bela Ulama Datangi Mapolda Kalbar

Massa dari berbagai ormas Islam bergerak dengan long march berjalan kaki dan mengendarai roda dua

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Sikapi Penghadangan di Sintang, Ribuan Massa Aksi Bela Ulama Datangi Mapolda Kalbar
TRIBUNFILE/IST
Ribuan massa bergerak dari halaman Masjid Raya Mujahidin menuju Mapolda Kalbar di Jalan Jend A Yani, Pontianak, Jumat (13/1/2017) sekitar pukul 13.15 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Ribuan massa bergerak dari Halaman Masjid Raya Mujahidin menuju Mapolda Kalbar di Jalan Jend A Yani, Pontianak, Jumat (13/1/2017) sekitar pukul 13.15 WIB.

Aksi ini disebut sebagai Aksi Bela Ulama.

Tampak dari beberapa spanduk yang dibawa serta oleh massa dalam aksi ini.

Massa dari berbagai ormas Islam bergerak dengan long march berjalan kaki dan mengendarai roda dua.

Aksi itu praktis membuat arus lalu lintas sempat padat, namun dapat kembali terurai setelah massa masuk ke Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar.

Kedatangan ribuan massa ormas Islam ini menemui Kapolda Kalbar, Irjen Pol Musyafak untuk berdialog atas insiden penolakan kedatangan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain oleh sekelompok massa di Bandara Susilo Sintang, Kamis (12/1/2017) pagi.

Rekomendasi Untuk Anda

Pantauan Tribunpontianak.co.id (Tribunnews.com network), sepanjang jalan massa bersalawat dan takbir.

Personel TNI/ Polri pun berjaga-jaga di sepanjang jalan.

Beberapa di antaranya ikut mengawal massa dari Masjid Raya Mujahidin hingga Mapolda Kalbar.

Dihadang di Bandara

Kedatangan rombongan Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat mendapat penolakan dari Pemuda Dayak Kabupaten Sintang, Kamis (12/1/2017) siang.

Dalam rombongan tersebut, ada pula‎ Kepala Ponpes LPKA Kab. Bengkayang M. Effendy Khoiri dan Lukmanul Hakim.

Penolakan berlangsung aman dan terkendali.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto membenarkan adanya penolakan tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas