Mahfud MD: Mayoritas Umat Islam Menginginkan Pancasila
"Artinya mayoritas warga negara Indonesia yang mayoritasnya umat Islam, masih mengharapkan Pancasila," katanya.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Ideologi Pancasila adalah idologi yang diinginkan oleh mayoritas warga Negara Indonesia, yang mayoritasnya adalah umat Islam.
Hal itu ditegaskan oleh Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, dalam sebuah acara di Warung Daun, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).
Mahfud MD yang juga merupakan Kordinator Presidium Nasional Korps Himpunan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) itu menyebut, keinginan umat Islam akan Pancasila sebagai dasar negara, antara lain terlihat pada pemilihan umum 1999, yang diikuti oleh 48 partai politik (parpol).
Saat itu tidak sedikit partai yang dibentuk untuk menggantikan ideologi Pancasila, dan berupaya memenangkan pemilihan umum agar upaya mereka menggantikan ideologi Pancasila lebih mudah.
Namun kenyataannya mereka tidak mendapat suara banyak, dan partai-partai yang mendukung Pancasila lah yang mendapat dukungan banyak dari rakyat.
"Artinya mayoritas warga negara Indonesia yang mayoritasnya umat Islam, masih mengharapkan Pancasila," katanya.
Sementara itu kelompok yang saat ini muncul dan dituduh sebagai intoleran serta radikal, menurut Mahfud MD kelompok-kelompok tersebut bukanlah kelompok yang muncul untuk meruntuhkan ideologi Pancasila.
Mereka menurutnya muncul untuk menentang ketidakadilan yang mereka alami.
"Jadi persoalan kita itu ketidakadilan, kalau Pancasila, semua ditanya (mengaku) kita Pancasila, tapi Pancasila yang mana, impelementasi keadilan. Itu yang kita perjuangkan bersama," ujarnya.
Jika rakyat Indonesia seluruhnya sejahtera, merasa telah diperlakukan dengan adil. Menurut Mahfud MD masalah intoleransi dan radikalisme tidak akan muncul lagi di Indonesia.