Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puasa Tarwiyah Sebelum Idul Adha, Ini Keutamaannya Menurut Hadis

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah menjelang Hari Raya Idul Adha, berikut keutamaannya menurut hadis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Puasa Tarwiyah Sebelum Idul Adha, Ini Keutamaannya Menurut Hadis
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
BUKA PUASA - Petugas membagikan takjil kepada warga yang mengikuti buka puasa bersama yang disediakan Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah menjelang Hari Raya Idul Adha. Salah satu keutamaannya adalah memperoleh pahala seperti berpuasa selama satu tahun sebagaimana disebutkan dalam hadis. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah menjelang Hari Raya Idul Adha.
  • Salah satu keutamaannya adalah memperoleh pahala seperti berpuasa selama satu tahun sebagaimana disebutkan dalam hadis.
  • Puasa Tarwiyah juga menjadi amalan untuk meningkatkan ketakwaan, kesabaran, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

TRIBUNNEWS.COM - Puasa Tarwiyah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idul Adha.

Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah dan menjadi bagian dari rangkaian ibadah di awal bulan Dzulhijjah yang memiliki banyak keutamaan.

Selain menjadi bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT, puasa Tarwiyah juga diyakini memiliki pahala yang besar sebagaimana disebutkan dalam sejumlah hadis.

Apa Itu Puasa Tarwiyah?

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada hari Tarwiyah, yaitu tanggal 8 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah.

Puasa ini biasa dikerjakan sehari sebelum puasa Arafah dan dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Rekomendasi Untuk Anda

Amalan ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

"Barangsiapa yang tidak melakukan ibadah haji, maka ia disunahkan untuk berpuasa pada hari Tarwiyah,  yaitu hari kedelapan Zulhijjah dimana ia akan memperoleh kebaikan dari Allah berupa pengampunan dosa setahun yang telah lalu." (HR. Bukhari).

Dilansir dari uinjkt.ac.id, secara etimologi, kata “Tarwiyah” merupakan bentuk nomina dari verba dalam bahasa Arab “rawwa-yurawwi-tarwiyah” yang berarti perenungan.

Secara terminologi, Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan oleh kaum muslim pada 8 Dzulhijjah setiap tahun yang dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam dengan mengikuti ketentuan puasa pada umumnya.

Keutamaan Puasa Tarwiyah Menurut Hadis

Keutamaan puasa Tarwiyah disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas.

Baca juga: Puasa Arafah untuk yang Tidak Berhaji: Hukum, Niat, dan Keutamaannya

"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).

Hadis tersebut menjelaskan besarnya pahala bagi umat Islam yang menjalankan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah pada bulan Dzulhijjah.

Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Mengutip dari laman Baznas RI dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS.

Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas