Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jumlah Suara di Kompleks TNI Cukup Signifikan

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Sumarno mengatakan pihaknya terus berusaha mengadakan tempat pemungutan suara (TPS) di lingkungan ko

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
zoom-in Jumlah Suara di Kompleks TNI Cukup Signifikan
Tribunnews.com/Rizal Bomantana
Ketua KPUD Jakarta, Sumarno menunjukkan kertas suara yang rusak sebelum dimusnahkan di Kantor KPUD Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Sumarno mengatakan pihaknya terus berusaha mengadakan tempat pemungutan suara (TPS) di lingkungan kompleks perumahan TNI.

Ia mengatakan ada 80 TPS yang berada di kompleks perumahan TNI di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

"Bukan anggota TNI loh ya, tapi keluarganya. Jumlah suara mereka cukup signifikan, misal rata-rata satu TPS 600 orang jadi di dalam kompleks perumahan TNI ada sekitar 48 ribi suara," ujar Sumarno saat ditemui di Kantor KPUD Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Polemik ini sendiri muncul dengan adanya protes warga di kompleks perumahan TNI yang menolak adanya TPS di lingkungan mereka.

Personil TNI menjadi salah satu lembaga yang tidak diperbolehkan memberi suara baik saat Pilpres, Pilkada, dan lainnya.

"Kami memang punya rencana mendirikan TPS di sana karena jumlah cukup signifikan."

Rekomendasi Untuk Anda

"Memindahkan TPS dari lokasi awal itu susah. Kalau cuma satu tidak apa-apa. Tapi ada sekitar 80 TPS di dalam kompleks perumahan TNI di seluruh Jakarta," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas