Temui Jokowi, Mensos Bahas Rencana Penambahan 3 Juta Penerima PKH
Khofifah mengatakan, munculnya angka 3 juta pada tahun ini berdasarkan simulasi yang dilakukan dengan Presiden Jokowi.
Penulis:
Imanuel Nicolas Manafe
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo yakni membahas mengenai upaya penurunan angka kemiskinan, diantaranya ingin menambah 3 juta penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Khofifah mengatakan, munculnya angka 3 juta pada tahun ini berdasarkan simulasi yang dilakukan dengan Presiden Jokowi.
"Jadi presiden meyakini signifikansi penurunan kemiskinan seperti yang disampaikan bank dunia dan survei lembaga lain memiliki signifikansi ke penurunan kemiskinan, kalau ini diluaskan bisa sampai berapa kan ini harus dihitung. Bukan secepat-cepatnya diluaskan, tapi hitung ketepatan sasarannya, kemampuan pendampingan," ujar Khofifah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/3/2017).
Khofifah menjelaskan, anggaran yang dibutuhkan untuk menunjang penambahan penerima PKH tersebut yakni mencapai Rp5,5 triliun.
"Hitung-hitungan saya kalau nambah 3 juta lagi ini kan 3 kali pencairan dengan pendampingan butuh 5,5 triliun," ucap Khofifah.
Artinya, kata Khofifah, penerima PKH ditotal menjadi 9 juta jika DPR nantinya akan mengesahkan penambahan anggaran tersebut dan angka kemiskinan bisa semakin ditekan sampai 1,25 persen.
"Jadi mereka terima PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Ini yang terima baru 1,2 juta rumah tangga . Itu bisa signifikan ke penurunan kemiskinan 0,75 persen dari kemiskinan nasional," kata Khofifah.
Baca tanpa iklan