Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kunker Sekjen DPD RI ke Kanada

Bawa Istri saat Kunker ke Kanada, ICW Minta Sekjen DPD RI Dipecat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta memberhentikan Sekjen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sudarsono Hardjosoekarto

Bawa Istri saat Kunker ke Kanada, ICW Minta Sekjen DPD RI Dipecat
Tribunnews.com/Eri Komar Sinaga
Sekretaris Jenderal DPD RI Prof Dr Sudarsono Hardjosoekarto diperiksa sebagai sakti untuk tersangka Ketua DPD RI Irman Gusman di KPK, Jakarta, Senin (26/9/2016) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan Sekjen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sudarsono Hardjosoekarto. Perilaku Sudarsono yang membawa istrinya dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kanada, dinilai Donald sebagai bentuk perilaku koruptif sehingga layak diberi sanksi pemberhentian dari jabatannya sebagai Sekjen.

"Yang bersangkutan (Sudarsono, red) harus diberhentikan sebagai Sekjen DPD," kata Donal kepada Tribunnews.com, Rabu (22/3/2017).

Donal menyebut tindakan Sekjen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sudarsono Hardjosoekarto, yang membawa istrinya, Evy Adiningrum, dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kanada, sebagai bentuk perilaku koruptif. Kunjungan kerja ke Ottawa, Kanada, dari tanggal 21-28 Maret, dengan membawa rombongan 12 orang itu juga disebutnya sebagai tindakan yang memalukan dan tidak etis. "Ini hanya memperburuk citra DPD setelah konflik jabatan dan tertangkap tangannya ketua DPD dalam kasus korupsi," kata Donal.

Donal mempertanyakan urgensi kunjungan yang kabarnya menghabiskan anggaran hingga Rp 1,2 miliar tersebut. Jika alasannya dalam rangka studi banding RUU Koperasi, menurut Donal, para birokrat di Kesetjenan DPD tidak memiliki kewenangan legislasi seperti halnya anggota DPD atau anggota DPR. "Sekjen tidak punya kewenangan legislasi dan penentu kebijakan (policy making). Sehingga alasan studi banding RUU koperasi itu hanya akal akalan saja," katanya.

Sudarsono sendiri hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui whatsapp, pesan dari Tribunnews.com belum sampai kepada mantan Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Depdagri itu.

Sementara itu Kepala Bagian Perencanaan dan Kerja Sama Biro Perencanaan dan Keuangan DPD RI, Mediana Pongsitanan, menolak berkomentar saat ditanya mengenai perencanaan kunjungan ke benua Amerika ini. "Saya tidak punya kewenangan menjawab pertanyaan mengenai masalah ini. Sebaiknya tanyakan kepada Wakil Sekjen (Adam Bachtiar, red)," kata Mediana saat dihubungi Tribunnews.com.

Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kunker Sekjen DPD RI ke Kanada

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas