Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lebih Dari 1 Tahun Kasusnya Digantung KPK, RJ Lino: I Enjoy My Life

Menjadi tersangka di KPK lebih dari satu tahun, bukan menjadi masalah besar bagi Richard Joost (RJ) Lino.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Lebih Dari 1 Tahun Kasusnya Digantung KPK, RJ Lino: I Enjoy My Life
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Joost (RJ) Lino. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjadi tersangka di KPK lebih dari satu tahun, bukan menjadi masalah besar bagi Richard Joost (RJ) Lino.

Mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) tersebut mengaku dirinya malah lebih bebas berkomunikasi dengan siapa saja.

Apalagi dia telah diberhentikan dari perusahaan pelat merah.

"Enggak. Saya nggak merasa terganggu. Malah sekarang saya ditelpon siapa aja bisa diterima," kata Lino usai menjadi saksi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (23/3/2017).

Menyandang status tersangka tidak menghentikan langkah Lino.

Lino mengaku kini memiliki banyak kesibukan di kampung halamannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Lino merasa tidak perlu merasa malu dituduh telah berbuat pidana.

"Sibuk di kampung saya kan. Saya nggak malu ketemu anda. Lihat tadi saya ngomong blak-blakan," ungkap dia.

RJ Lino mengatakan tidak menjawab secara spesifik mengenai penanganan kasusnya di KPK.

Lino hanya mengatakan dia kini menikmati hidup.

"I enjoy my life," tukas Lino.

RJ Lino adalah tersangka dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II tahun 2010.

Lino diumumkan menjadi tersangka pada 18 Desember 2015 dan baru satu kali diperiksa setelah jadi tersangka pada 5 Februari 2016.

Hingga kini, RJ Lino belum ditahan KPK.

Lino jadi pesakitan lantaran menunjuk langsung perusahaan asal China, Wuxi Huang Dong Heavy Machinery dalam pengadaan QCC.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas