Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penyidik KPK Diteror

Polda Metro Bentuk Tiga Tim Khusus Usut Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

Polisi membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Polda Metro Bentuk Tiga Tim Khusus Usut Penyerangan Terhadap Novel Baswedan
KOMPAS IMAGES
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kepolisian Daerah Metro Jaya membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, tim khusus itu, dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rudy Heriyanto.

Rudy memimpin tim yang terdiri dari tiga regu anggota gabungan Polda, Kepolisian Resor Jakarta Utara, dan Kepolisian Sektor Kelapa Gading.

"Iya, timnya itu dari Polda, Polres dan Polsek. Ada dua sampai tiga regu. Satu regu anggota bisa sepuluh orang. Dipimpin Direskrimum," ujar Argo di Markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017).

Dari hasil penyelidikan sementara tim, ucap Argo, diketahui cairan kimia atau air keras yang dipakai menyerang novel adalah jenis So4 Asam Sulfat.

"Cairannya itu jenis So4 Asam Sulfat. Itu memang dijual bebas," ujar Argo.

Dibutuhkan keterangan saksi-saksi untuk mengetahui pelaku penyiraman So4 Asam Sulfat. Saat ini, sudah ada 16 saksi yang diperiksa. Penyidik juga akan memintai keterangan istri Novel, Rina Emilda.

"Istrinya masih belum diperiksa. Kan masih di luar. Kalau saksi sampai sekarang audah 16 orang," ujar Argo.

Ikuti kami di
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas