Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Said Didu: Karangan Bunga Itu Indah, Jangan Digunakan Untuk Memecah Bangsa

"Karangan bunga itu kan indah. Tapi ini digunakan jadi pemecah bangsa. Jangan lagi ada seperti ini,"

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Said Didu: Karangan Bunga Itu Indah, Jangan Digunakan Untuk Memecah Bangsa
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Said Didu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Said Didu berharap tidak ada lagi upaya memecah belah bangsa dengan karangan bunga.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN tersebut mengatakan karangan bunga merupakan hal yang indah.

Sehingga tidak pantas untuk dijadikan simbol memecah belah bangsa.

"Karangan bunga itu kan indah. Tapi ini digunakan jadi pemecah bangsa. Jangan lagi ada seperti ini," kata Said Didu saat berorasi di Wisma Sulawesi Selatan, Jakarta, Rabu (17/5/2017)

Sampai pada puncaknya, kata tokoh Bugis tersebut, ada seseorang yang merasa dekat dengan kekuasaan melakukan fitnah sebagai upaya memecah pimpinan negara.

"Kami sangat tidak terima wakil presiden yang kebetulan warga Bugis Makassar, dihina dan difitnah seperti ini," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia meminta kepada aparat kepolisian untuk segera menindaklanjuti siapapun yang telah menghina wakil presiden.

Penghinaan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap simbol negara.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas