Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Empat Korban Ledakan Kampung Melayu Masih Dirawat di RS Premier Jatinegara

"Kami dari (Rumah Sakit) Premiere Jatinegara menerima korban 5 (orang)," ujar Sukendar, saat ditemui di Rumah Sakit Premier Jatinegara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
zoom-in Empat Korban Ledakan Kampung Melayu Masih Dirawat di RS Premier Jatinegara
Tribunnews.com/Fahdi
RS Premier Jatinegara 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Humas rumah Sakit Premiere Jatinegara, Sukendar mengatakan total korban bom yang diledakkan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang diterima pihak rumah sakit tersebut sejak Rabu, 24 Mei 2017 malam berjumlah 5 orang.

"Kami dari (Rumah Sakit) Premiere Jatinegara menerima korban 5 (orang)," ujar Sukendar, saat ditemui di Rumah Sakit Premiere Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017).

Ia pun kemudian menyebutkan satu persatu korban yang dibawa ke rumah sakit yang lokasinya hanya berjarak sekira 1 kilometer itu.

Korban pertama, yakni Brigadir Polisi Dua (Bripda) Taufan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

"(Satu diantara korban), Bripda Taufan meninggal dunia," jelasnya.

Kemudian Bripda Yogi Aryo mengalami luka parah dibandingkan korban lainnya yang masih hidup dan dirawat di rumah sakit tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Yogi, kata Sukendar, mengalami luka parah di sekujur tubuhnya, ia menderita luka mulai dari wajah hingga kakinya.

"(Korban) kedua, (Bripda) Yogi Aryo dari Polri, cukup parah lukanya, karena luka di muka, tangan kanan, kaki, dan di seluruh badan," katanya.

Sedangkan korban ketiga, yakni Bripda Feri Nurcahyo menderita luka pada bagian paha, pelipis dan bagian tangan.

"Kemudian (Bripda) Feri Nurcahyo, anggota (polisi) juga, dia luka juga, di paha, pelipis, dan tangan," paparnya.

Sukendar menambahkan, korban keempat yang merupakan warga sipil bernama Agung Nugroho, terluka pada bagian kaki dan langsung diambil tindakan operasi.

Hal tersebut lantaran Agung mengalami putus pada urat kaki.

"Kemudian warga sipilnya Agung Nugroho, menurut cerita, dia supir, luka di kaki dan dioperasi malam, adanya ruktur vendon, atau putus di urat kaki," tuturnya.

Sementara korban kelima yang dirawat di rumah sakit tersebut, bernama Jihan Farid, seorang perempuan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas