Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Willis Canteen, Restoran Indonesia di Sydney Tutup Gara-gara Kasus Ahok

Sebuah restoran milik orang Indonesia di Australia tutup setelah kasus Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merebak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Robertus Rimawan
zoom-in Willis Canteen, Restoran Indonesia di Sydney Tutup Gara-gara Kasus Ahok
TWITTER/IST/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Ahok dan isi timeline di twitter yang mengungkap Willis Canteen tutup 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah restoran milik orang Indonesia di Australia tutup setelah kasus Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merebak hingga berujung Ahok dipenjara.

Kok bisa? Ikuti kisahnya.

Kisah ini menjadi viral dan bikin heboh di Twitter beberapa hari lalu.

Chirpstory situs pengunggah tweet-tweet viral posting kisah ini.

Kisah dibagikan oleh akun I'm Just Budi @CumaSiBudi pada Sabtu (20/05/2017) lalu.

Berisi rangkaian tweet yang mengisahkan kebangkrutan restoran milik warga Indonesia di Sydney setelah posting di sosial media ujaran kebencian.

Berikut rangkaian tweet selengkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Coba Google Willis Canteen Sydney, dimiliki oleh seseorang bernama Teuku Indra Utama."

"Dahulu, Willis Canteen terkenal krn Indonesian Cuisine yg enak & mantab."

"Pelanggannya banyak, restoran ini selalu ramai dikunjungi pelanggan."

Willis Canteen
Informasi di timeline twitter yang menjelaskan kondisi Willis Canteen

"Harga sekali makan disini pun relatif terjangkau (utk ukuran Aussie), AUD30, seharga sebungkus Djarum Super (sekitar 350rb)."

"Asem banget, harga Djarum Super segitu, padahal di warung Mbok Nah Godean cuma 20rb."

"Semua aman & damai, hingga Pilkada DKI dimulai, dan kampanye brutal menggunakan isu agama dimulai."

"Frasa kafir bunuh anjing dkk jd hal biasa."

"Awalnya, masih aman, hingga akhirnya Ahok kalah dan dipenjara."

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas