Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Muhammadiyah Sebut Sistem Pemilu Terbuka Membuat Parpol Tidak Lakukan Seleksi Terhadap Calon

Ia menyebut Pemilu 2014 menjadi Pemilu yang sangat pragmatis dimana Parpol nyaris tidak melakukan seleksi terhadap calon yang diusung partai itu.

Muhammadiyah Sebut Sistem Pemilu Terbuka Membuat Parpol Tidak Lakukan Seleksi Terhadap Calon
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Sekretaris umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti (tengah) dan Ketua PP Muhammadiyah, Bahtiar Effendy (kiri) di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (9/6/2017) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sistem pemilu sekarang ini menjadi pembahasan alot di DPR RI.

Pemerintah dalam draft revisi UU Pemilu nomor 8 tahun 2012, mencantumkan pasal 138 ayat (2) dan (3) mengenai sistem Pemilu terbuka terbatas‎.

Artinya pemerintah mengusulkan perubahan sistem pemilu dari yang asalnya terbuka menjadi terbuka terbatas.

Usulan pemerintah tersebut sejalan dengan apa yang diinginkan PP Muhammadiyah.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti mengatakan sistem pemilu terbuka memiliki banyak kekurangan.

Salah satunya menyebabkan partai tidak melakukan seleksi ketat terhadap calonnya.

Ia menyebut Pemilu 2014 menjadi Pemilu yang sangat pragmatis dimana Parpol nyaris tidak melakukan seleksi terhadap calon yang diusung partai itu.

"Siapapun diakomodir mencalonkan diri dan silahkan bertarung di lapangan," katanya dalam konferesnsi pers di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (9/6/2017).

Berbeda apabila yang digunakan sistem pemilu tertutup atau proporsional terbuka terbatas.

Menurutnya dengan dua sistem tersebut, Partai akan melakukan seleksi ketat.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas