Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Puspom TNI Tambah Satu Tersangka Baru Korupsi Heli AW

"Hari ini kami ingin menyampaikan satu orang lagi dari TNI atas nama Kolonel KAL sebagai tersangka

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Puspom TNI Tambah Satu Tersangka Baru Korupsi Heli AW
ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf/Pool
Helikopter Agusta Westland (AW) 101 terparkir dengan dipasangi garis polisi di Hanggar Skadron Teknik 021 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (9/2/2017). KASAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah membentuk tim investigasi untuk meneliti proses perencanaan, pengadaan dan menelisik pengiriman helikopter tersebut. TRIBUNNEWS/ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/Pool 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpisah ‎dari penetapan Presiden Direktur PT Diratama Jaya Mandiri (PT DJM), Irfan Kurnia Saleh (IKS) sebagai tersangka di kasus dugaan korupsi pengadaan Helikopter Angkut AgustaWestlan (AW( 101 di TNI AU tahun 2016-2017, Puspom TNI juga kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi tersebut.

Mayjen Dodik Wijanarko menyatakan tersangka baru dari unsur militer tersebut adalah Kolonel KAL, selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan dalam proyek pengadaan helikopter AW-101, pabrik Inggris-Italia. 

"Hari ini kami ingin menyampaikan satu orang lagi dari TNI atas nama Kolonel KAL sebagai tersangka terhadap pengadaan barang dan jasa heli AW-101," ujar Dodik, Jumat (‎16/6/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dengan adanya penetapan satu tersangka baru, maka kini ada empat tersangka dari pihak TNI dalam perkara korupsi tersebut.

Tiga tersangka sebelumnya yakni Marsekal Pertama TNI inisial FA selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Letnan Kolonel WW selaku pemegang kas dan Pembantu Letnan Dua, SS.

Dodik memastikan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini diluar empat tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya.

"‎Karena masih terus penyelidikan dan penyidikan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dari TNI,"katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas