Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polda Metro Jaya Segera Dalami Kasus Penusukan 2 Anggota Brimob

Hal itu dilakukan untuk mengetahui identitas pelaku penusukan dan juga jaringan kelompok radikal pelaku.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Willem Jonata
zoom-in Polda Metro Jaya Segera Dalami Kasus Penusukan 2 Anggota Brimob
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan pihaknya segera melakukan pendalaman terkait penusukan dua anggota Brimob di masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarat Selatan.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui identitas pelaku penusukan dan juga jaringan kelompok radikal pelaku.

"Segera, malam ini kita lakukan pendalaman," tegasnya saat ditemui di RS Pertamina Jakarta, Jumat (30/6/2017)

Beberapa bukti juga telah disita oleh pihaknya, seperti pisau sangkur yang digunakan oleh pelaku, telepon genggam serta sidik jari pelaku.

"Sudah, sudah kami sita semua yang ada di badan, kartu-kartu juga sudah kami sita, tinggal dilakukan pendalaman saja," jelas Iriawan.

Sebelumnya, Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto membeberkan kronologi penusukan terhadap ‎anggota Brimob di Masjid Falatehan yang ada di dekat Lapangan Bhayangkara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kejadian pukul 19.30 WIB usai sholat isya berjamaah di mesjid Falatehan di samping lapangan Bhayangkara Mabes Polri. Saat itu terjadipenusukan terhada AKP Dede dan Briptu Saiful Bahri dari kesatuan Sat Brimob Mabes Polri. Keduanya terkena tusukan di bagian leher dan muka," ucap Rikwanto di lokasi kejadian.

Rikwanto membeberkan kejadian bermula saat sholat Isya berjamaah ada tiga baris, terdiri dari anggota Brimob dan masyarakat umum. Salat berjalan lancar sampai selesai.

Pada waktu salat selesai dan para jamaah bersalam-salaman, pelaku yang berada diposisi syaf 3 belakang sebelah kanan ikut bersalaman juga.

Namun, begitu dekat dengan anggota Brimob, pelaku langsung mengeluarkan sangkur dan secara acak menyerang sambil berteriak kafir kafir. Alhasil dua anggota Brimob terluka di bagian muka dan leher.

"Saat ini anggota terluka sudah dilakukan perawatan di RSPP. Setelah melukai korban, pmelarikan diri ke arah Blok M square. Namun berkat kesigapan anggota Brimob yang lain yang tidak jauh dari mesjid, pelaku lalu dikejar," terang Rikwanto.

Pelaku bukannya menyerah‎ malah berbalik mengancam akan menyerang dengan sangkur. Akhirnya dilakukan penembakan dan pelaku tewas di tempat.

Setelah olah TKP selesai, jenazah pelaku langsung di bawa ke RS Kramatjati, mengenai motif dan identitas pelaku masih didalami.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas