DPD Acungi Jempol Langkah Presiden Jokowi untuk Jadikan BBM Satu Harga
Sejak 17 Oktober 2016, warga Papua dapat merasakan BBM jenis Premium dengan harga Rp 6.450 per liter dan solar Rp 5.150 per liter.
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak 17 Oktober 2016, warga Papua dapat merasakan BBM jenis Premium dengan harga Rp 6.450 per liter dan solar Rp 5.150 per liter. Padahal sebelumnya harga Premium tembus Rp 15.000 dan Solar Rp 18.000 per liter.
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pun mengapresiasi kerja keras pemerintah kabinet kerja, karena selama bertahun-tahun baru di pemerintahan Presiden Jokowi harga BBM semua daerah sama.
"Kami menghargai tekad dan langkah nyata Presiden Joko Widodo yang telah mengupayakan harga BBM di Papua hampir menyamai dengan harga di daerah lain," ujar Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (Oso) di pidato Rapat Tahunan DPD/DPR RI, di gedung parlemen RI, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Menurut Oso kebijakan pemerintah Presiden Jokowi memberikan kesempatan daerah lain untuk ikut berkembang bersama. Sehingga ketimpangan ekonomi kata Oso semakin menurun.
"Kebijakan ini jelas sesuai dengan aspirasi dan kehendak masyarakat daerah, serta sejalan dengan keinginan kita bersama," ungkap Oso.
Oso pun berharap pemerintah selanjutnya memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di daerah kepulauan. Hal ini kata Oso bisa dilakukan melalui kerangka regulasi, dalam bentuk Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah Kepulauan.
"Demi hilangnya kesenjangan antara daerah bercirikan daratan dengan kepulauan," jelas Oso.