Kementerian PUPR Amankan Jalur Mudik Idul Adha
Pada akhir tahun 2018, diharapkan seluruh Tol Trans Jawa sudah tuntas tersambung.
Penulis:
Johnson Simanjuntak
Oleh karena itu, Ditjen Bina Marga juga akan menghentikan sementara pelaksanaan penanganan jalan dan memindahkan alat berat agar tidak menganggu laju kendaraan yang melintas.
“Saya juga minta, teman-teman Balai Ditjen Bina Marga bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai, Ditjen Sumber Daya Air untuk menangani jikalau terjadi banjir yang menggenangi jalan. Berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, jangan kecewakan pengguna jalan,” kata Arie.
Antisipasi Titik Rawan Kemacetan
Titik rawan kemacetan antara lain ada pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek karena adanya pelaksanaan pembangunan MRT, kereta cepat dan jalan tol layang Jakarta-Cikampek II.
Untuk mengantisipasi kepadatan yang terjadi, Kementerian PUPR telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta PT Jasa Marga untuk pengalihan kepadatan arus kendaraan dari jalan tol Jakarta-Cikampek ke jalan arteri nasional yang kondisinya baik.
Untuk mencegah kemacetan di Jalan Bekasi menuju Karawang, rencananya akan dilakukan penutupan 11 putaran balik (U-Turn) di ruas jalan tersebut.
Ruas jalan akses menuju kawasan wisata di daerah Banten dan Jawa Barat juga mendapat perhatian. Jalan tersebut antara lain menuju Anyer, Puncak, Pelabuhan Ratu dan Ciwidey dimana kondisinya saat ini relatif baik.
Arie menyebutkan masyarakat memiliki harapan besar atas kondisi jalan yang baik dan arus kendaraan yang lancar, karena pada pelaksanaan pengaturan arus mudik lebaran Idul Fitri dua bulan lalu dinilai cukup sukses.
Ditjen Bina Marga juga akan menghentikan sementara pelaksanaan penanganan jalan dan mengevakuasi alat-alat berat dari badan jalan agar tidak menganggu laju kendaraan yang akan melintas.
Baca tanpa iklan