Jokowi Sesalkan Krisis Kemanusiaan yang Terjadi di Rakhine State
Jokowi menegaskan bahwa Pemerintah dan seluruh Rakyat Indonesia menyesalkan krisis tersebut bisa terulang kembali.
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya menyampaikan pernyataan resminya terkait krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.
Jokowi menegaskan bahwa Pemerintah dan seluruh Rakyat Indonesia menyesalkan krisis tersebut bisa terulang kembali.
"Saya dan seluruh Rakyat Indonesia menyesalkan dengan apa yang terjadi di Rakhine State, Myanmar," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (3/9/2017) malam.
Baca: Pakai Baju Adat Serba Merah, Budi Gunawan-Buwas Tersenyum Iringi Anaknya ke Pelaminan
Jokowi mengatakan Pemerintah tidak ingin hanya sekadar mengutarakan pernyataan.
Pemerintah juga akan melakukan aksi nyata dalam menyikapi krisis kemanusiaan.
Jokowi mengatakan Pemerintah tidak sendiri.
Ada elemen masyarakat sipil Indonesia yang juga turut campur dalam upaya membantu krisis kemanusiaan di Rakhine State
Baca: Empat Jasad Membeku di Kamar Jenazah RSUD Ciawi, Sudah Sebulan Tak Diambil Keluarga
"Perlu sebuah aksi nyata, bukan hanya kecam-kecaman dan Pemerintah berkomitmen terus untuk membantu krisis kemanusiaan, bersinergi dengan kekuatan masyarakat sipil indonesia dan juga masyarakat internasional," ujar Jokowi.