Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Isu SARA

Diduga Transfer Rp 75 Juta ke Saracen, Polisi Tangkap Asma Dewi Mantan Bendahara Tamasya Al Maidah

Asma Dewi oleh polisi juga diduga mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke salah satu rekening Namlea Solo (NS), anggota inti jaringan Saracen.

tribunnews
a Dewi Ali Hasjim, tersangka terkait ujaran kebencian yang diduga masih terhubung dengan kelompok penyebar kebecian Saracen dan merupakan bendahara Tamasya Al Maidah pada masa pemilihan Gubernur DKI Jakarta lalu, ditangkap di rumah kakaknya, di Kompleks Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI), Ampera, Jakarta Selatan, oleh tim dari Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (8/9/2017). (Twitt
ten, oleh tim dari Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (8/9/2017)." width="700" height="393" />
Asma Dewi Ali Hasjim, tersangka terkait ujaran kebencian yang diduga masih terhubung dengan kelompok penyebar kebecian Saracen dan merupakan bendahara Tamasya Al Maidah pada masa pemilihan Gubernur DKI Jakarta lalu, ditangkap di rumah kakaknya, di Kompleks Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI), Ampera, Jakarta Selatan, oleh tim dari Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (8/9/2017). (Twitter)

Ia diduga mengunggah postingan berisi ujaran kebencian, SARA, dan penghinaan di akun media sosial.

Asma Dewi oleh polisi juga diduga mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke salah satu rekening Namlea Solo (NS), anggota inti jaringan Saracen.

Baca: Menghina Ibu Negara Iriana Jokowi dengan Kata-kata tak Pantas, Mahasiswa di Bandung Ini Ditangkap

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) masih mendalami aliran dana yang masuk ke rekening Saracen.

Berikut keterangan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Simak tayangan video di atas. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sapto Nugroho
Sumber: Kompas TV
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas