Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendagri Tidak Setuju Indeks Demokrasi Indonesia Dinilai Menurun

"Kalau kita ukuran demokrasi di Pilkada, tingkat aspirasi masyarakat pemilih cukup tinggi, meningkat di atas tujuh puluh persen,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Mendagri Tidak Setuju Indeks Demokrasi Indonesia Dinilai Menurun
Tribunnews.com/ Nurmulia Rekso
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo 

Ketiga, lembaga-lembaga demokrasi yang turun 4,82 poin dari 66,87 menjadi 62,05.

Mengenai hak sipil, hak politik dan kebebasan lembaga dalam berdemokrasi, menurut Tjahjo hal itu ditunjukan pemerintah melalui upayanya menjaga TNI - Polri tetap netral.

Tidak hanya itu, semua orang yang berstatus aparat negara, baik sipil maupun militer terus dijaga netralitasnya.

"Kunci demokrasi yang sehat kan itu, tidak ada keterlibatan aparatur, tidak ada politik uang, tidak ada kampanye hitam, ada tindakan tegas dari KPU, Bawaslu, Gakumdunya juga tegas kalau ada pelanggaran," ujarnya.

Baca: Tak Setuju Dengan Survei CSIS, Fadli Zon: Masyarakat Sampaikan Kehidupan Ekonomi Sulit

Bahkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada kurun waktu 2015-2016 semuanya berlangsung aman.

Bahkan Pilkada DKI Jakarta yang sempat mengundang polemik, menurut Tjahjo Kumolo secara garis besar tetap dapat dikatakan telah berjalan dengan aman.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami berpikir positif ya, dari dua pilkada serentak saja cukup bagus, pembahasan RUU Pemilu walaupun ada pro-kontra, wajar, tapi kan tahunnya untuk konsolidasi demokrasi, diputuskan di UU yang begitu panjang detail," katanya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas