Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Tokoh Pemuda Aceh, Kamaruddin Daftar Caleg PSI

Kamaruddin, Selasa (19/9/2017) hari ini, datang ke kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendaftar sebagai calon anggota legislatif.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Tokoh Pemuda Aceh, Kamaruddin Daftar Caleg PSI
Ist/Tribunnews.com

“Kehadirannya menggenapkan open rekutmen caleg PSI, sebab tak ada Indonesia tanpa adanya Sabang. Sekarang PSI menerima pendaftaran caleg dari seorang putra paling barat Indonesia yakni Aceh” sambut Toni.

Kehadiran Kamaruddin, lanjut Toni, menunjukkan kepada publik bahwa kita perlu menyadari apa itu sesungguhnya nasionalisme.

“Ya, nasionalisme itu harus fresh dan baru. Nasionalisme itu harus hidup bukan mati. Jika orang sering sebut NKRI harga mati, maka kini kita menyebut NKRI adalah harga hidup. Kita harus hidup siap berdialog, berdiskusi dan berdebat. Saya mengucapkan selamat kepada Kamaruddin semoga memenangkan pertarungan 2019 nanti,” ungkap Toni.

Hal menarik lain dari acara pendaftaran Kamaruddin mendaftar caleg PSI adalah pernyataan istri Kamaruddin, Ilmia Rahayu yang memberikan testimoni.

“Saya mengenalnya ketika di kampus UGM, Kamaruddin adalah salah seorang pengacara yang me-back up kasus wartawan Bernas yaitu Udin. Ketika itu saya di pers mahasiswa dan suami saya aktif di lembaga hukum,” cerita Rahayu.

Rahayu mendukung Kamaruddin menjadi caleg dari PSI, karena ada nilai-nilai bersama yang selama ini sama diperjuangkan, anti intoleransi dan anti korupsi.

“Nah, kalau dia nanti korupsi, saya yang akan langsung mengantarkannya ke KPK,” ungkap Rahayu.

Rekomendasi Untuk Anda

Kamaruddin dilahirkan di Aceh Tamiang, P. Awe, pada 14 Februari 1977, menyelesaikan pendidikan formalnya dari mulai tingkat dasar hingga menengah atas di Aceh Timur. Ia hijrah ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1997. Ia dinyatakan lulus dan mendapat predikat sarjana hukum pada 2004.

Dua tahun yang lalu, ia terjun ke dunia politik praktis. Ia menjadi anggota dan kemudian diangkat menjadi Ketua DPW PSI Aceh. Tak hanya itu, ia juga salah satu orang penting di Lembaga Bantuan Hukum PSI yang diberi nama Jangkar Solidaritas (Jaringan Advokasi Rakyat Partai Solidaritas Indonesia).

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas