Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Disebut Reinkarnasi PKI, PSI Laporkan Sejumlah Akun Media Sosial ke Bareskrim

"Jadi pada hari ini kami dari PSI mendatangi Bareskrim untuk melaporkan sebuah fitnahan yang keji terhadap partai kami,"

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Disebut Reinkarnasi PKI, PSI Laporkan Sejumlah Akun Media Sosial ke Bareskrim
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, serta Sekjennya, Raja Juli Antoni, mendatangi Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, serta Sekjennya, Raja Juli Antoni, mendatangi Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/9/2017).

Kedatangan mereka untuk melaporkan lima akun media sosial ke Bareskrim karena diduga telah memfitnah, merekayasa, dan menyebarkan isu bahwa PSI memiliki keterkaitan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui unggahannya.

Baca: Polri Ajukan Dana Rp 900 Miliar Untuk Pembentukan Densus Antikorupsi

"Jadi pada hari ini kami dari PSI mendatangi Bareskrim untuk melaporkan sebuah fitnahan yang keji terhadap partai kami," ujar Raja kepada wartawan di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/9/2017).

Raja menjelaskan partainya disebut sebagai wajah baru komunisme di Indonesia.

Baca: Ketika Masinton Disindir Tak Lagi Duduk di Barisan Depan Saat Rapat Dengan KPK

Berita Rekomendasi

"Beberapa akun di Instagram dan Twitter disebutkan bahwa PSI itu adalah partai komunis, bahwa PSI itu adalah reinkarnasi PKI," tambah Raja.

Lima akun yang dilaporkan adalah akun Instagram @jenderaltua1945, akun Twitter @TeSutrisna, @bajugurceleng, @SalmanAfaridzi, dan @NOBABIBONG2019.

Baca: Menhan Akan Jalin Komunikasi Dengan Panglima TNI Terkait Masalah Senjata

Dalam bukti gambar yang dimiliki Toni, tampak unggahan salah satu akun yang pada intinya menyebut lambang PSI identik dengan lambang PKI.

Toni pun membantah tuduhan tersebut.

"Kami dituduh sekali lagi sebagai partai komunis, pro PKI padahal sekali lagi kami katakan bahwa ini partai baru yang tidak ada hubungan ideologis. Tidak ada hubungan kesejarahan dengan PKI atau konflik ideologis pada tahun 1965," jelas Raja.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas