Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ini Penjelasan Perbakin soal Impor Satu Kontainer Amunisi

Bambang menjelaskan, sebanyak 500 ribu amunisi caliber 9 mm tersebut dikemas ke dalam 500 boks.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Sanusi

"Peluru tersebut diimpor dalam rangka mendukung latihan atlet Perbakin," kata Setyo.

Impor senjata sempat menjadi polemik lantaran ucapan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tentang adanya impor 5.000 senjata ilegal oleh institusi non-militer. Menko Polhukam Wiranto dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu kemudian membantahnya.

Beberapa hari kemudian, ada kedatangan 280 pucuk senjata SAGL dan 5.932 butir amunisi RLV-HEFJ kaliber 40x 46mm, di Bandara Soekarno-Hatta, pada Jumat (29/9/2017).

Selain itu, ada insiden tertahannya senjata dan amunisi milik BNN, di Bandara Fatmawati pada Rabu (4/10/2017).

Paket senjata yang dikirimkan melalui Cargo Garuda Indonesia tersebut berisi lima pucuk senjata jenis Saiga-12CEXP-01 kaliber 18,3 mm buatan Rusia, 21 pucuk pistol jenis CZ P-07 (softgun) kaliber 22 mm sebanyak 21 buah, 42 sarung pistol, dan 21 buah rompi antipeluru.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas