Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pagi Ini, Komisi III DPR Rapat Kerja dengan Kapolri

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Suding akan menanyakan soal amunisi SAGL 40x46 milik Brimob Polri yang tertahan di kargo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
zoom-in Pagi Ini, Komisi III DPR Rapat Kerja dengan Kapolri
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKomisi III DPR RI dijadwalkan bakal rapat kerja bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Dari agenda yang diterima Tribunnews.com, rapat dimulai pukul 10.00 WIB ini akan membahas sejumlah penanganan kasus yang menjadi perhatian publik. Khususnya aksi terorisme, korupsi dan peredaran narkoba.

Baca: Fadli Zon Ingatkan Pemerintah Diskusi dengan Anies Soal Rencana Cabut Moratorium Reklamasi

Tak hanya itu anggota Komisi III DPR juga akan bertanya soal pembentukan Densus Tipikor Polri, koordinasi antara Polri dan lembaga penegak hukum lain seperti Kejaksaan dan KPK.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Suding akan menanyakan soal amunisi SAGL 40x46 milik Brimob Polri yang tertahan di kargo Bandara Soekarno-Hatta.

"Kekhawatiran masyarakat saat ini ketika terjadi perseteruan antara dua institusi yang masing-masing pegang senjata mematikan," Kata Sudding.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, Polri perlu memberikan penjelasan soal pihak yang memproduksi dan peruntukan dari senjata-senjata tersebut.

Hal ini demi meredakan ketegangan antara TNI dan Polri.

"Ini masalah keterbukaan informasi publik, apalagi menyangkut masalah senjata, saya kira harus dibuka. Paling tidak untuk meredakan ketegangan antara TNI dan Polri, saya kira memang dibutuhkan koordinasi," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas