Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahfud MD: Sebagai Rakyat Saya Ingin DPR tak Lagi Dipimpin Setnov

Mantan Ketua Mahkaman Konstitusi (MK), Mahfud MD kembali mebuat pernyataan yang menarik perhatian publik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahid Nurdin
zoom-in Mahfud MD: Sebagai Rakyat Saya Ingin DPR tak Lagi Dipimpin Setnov
Kolase Tribunnews
Kolase Fredrich Yunadi, Mahfud MD dan Setya Novanto 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkaman Konstitusi (MK), Mahfud MD kembali mebuat pernyataan yang menarik perhatian publik.

Melalui akun Twitternya @mohmahfudmd, ia membagikan pendapatnya mengenai Setya Novanto.

Pernyataan yang ditulisnya saat itu menanggapi pertanyaan apakah Setya Novanto harus mundur dari Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR?

Melalui kicauan di Twitter dengan tegas Mahfud menyatakan bahwa urusan Novanto dengan Golkar biarkan diselesaikan Golkar sendiri.

Namun sebagai rakyat Indonesia, ia tegas memilih tidak ingin DPR dipimpin oleh Novanto.

"Bgt masuk kantor di Yogya, langsung diserbu dan ditanya wartawan: Apakah Setnov hrs mundur dari Ketum Golkar dan Ketua DPR? Kalau soal ketum Golkar itu urusan Golkar sendiri, Golkar mau bubar jg silahkan. tapi kalau soal Ketua DPR, sbg rakyat sy ingin DPR tdk lg dipimpin Setnov," begitu tulisnya.

Kicauan itupun dengan cepat mendapat reaksi dari followernya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya berselang 3 jam setelah diunggah Senin (20/11/2017) pagi, postingan itu telah di retweet lebih dari 1,4 ribu kali.

Banyak warganet yang setuju dengan yang disampaikan Mahfud MD.

Bahkan gaya blak-blakannya tak sedikit membuat warganet tertawa.

@rkchmdfz @mohmahfudmd "Golkar mau bubar jg silahkan"

@ShinataPutra Kalimat ini yg langsung kena.

@wawanism DPR harus membuktikan diri sbg lembaga terhormat dg mencopot Ketua DPR yg berstatus TSK.

@taufiqsulasi Sebagai Rakyat saya juga tak Ikhlas DPR di pimpin orang yang di Sangka melakukan Tindak Pidana Korupsi

@Gyoucancallme Sepakat prof ! Saya sebagai rakyat juga kagak lagi mau menggaji setnov sebagai pelayan kami, para rakyat indonesia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas