Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkominfo: Keamanan Dunia Cyber Dimulai dari Diri Sendiri

Dia menjelaskan, kebutuhan hidup manusia sudah terhubungan dengan dunia digital.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menkominfo: Keamanan Dunia Cyber Dimulai dari Diri Sendiri
Tribunnews.com/Adiatmaputra Fajar
Menkominfo Rudiantara 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menegaskan pentingnya cyber security atau keamanan di dunia maya.

Menurut dia, cyber security dimulai dari proteksi diri sendiri.

Pernyataan itu disampaikan dalam seminar "Memperkuat Keamanan Siber Nasional" di Universitas Multimedia Nusantara, Selasa (21/11/2017).

"Kesadaran diri tentang potensi dari cyber security," tutur Rudiantara, di Universitas Multimedia Nusantara, Selasa (21/11/2017).

Dia menjelaskan, kebutuhan hidup manusia sudah terhubungan dengan dunia digital.

Semakin lama berhubungan, kata dia, risiko gangguan keamanan akan terus berkembang.

Baca: Larangan Pemerintah Myanmar Tidak Menghalangi PBB Kumpulkan Bukti

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, dia meminta masyarakat supaya secara rutin mengganti password di surat elektronik (surel), seperti gmail dan yahoo.

Selain itu, apabila menggunakan kartu anjungan tunai mandiri (ATM), masyarakat harus secara berkala mengganti PIN. Sayangnya masih banyak masyarakat yang tidak mengganti secara rutin.

Dalam hal ini, pemerintah tak hanya memberikan imbauan tetapi juga membuat kebijakan untuk melindungi masyarakat. Salah satunya membuat program born to protect.

Program born to protect adalah sebuah program dengan aktifitas terpadu untuk menjaring para petarung di bidang cyber security. Mereka bertugas mencegah Indonesia dari sebuan cyber crime pihak lain.

"Setengah dari permasalahan di cyber security selesai. 50 persen permasalahan selesai dengan cara mengganti password gmail dan yahoo. Ganti pin (ATM,-red)" ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas