Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pertarungan Khofifah Vs Gus Ipul Dalam Pilkada Jawa Timur Akan Ditentukan Pendampingnya

"Kalau dilihat dari petanya, potensi ibu Khofifah vs Saefullah Yusuf adalah 50-50. Kemenangan mereka bisa jadi sangat ditentukan oleh wakilnya,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pertarungan Khofifah Vs Gus Ipul Dalam Pilkada Jawa Timur Akan Ditentukan Pendampingnya
Tribunnews.com/Eri Komar Sinaga
Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti. TRIBUNNEWS.COM/ERI KOMAR SINAGA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Petarungan Pilkada Jawa Timur antara Pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak melawan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Abdullah Azwar Anas akan sangat sengit.

Pengamat Politik Ray Rangkuti, kemenangan Khofifah ataupun Gus Ipul akan sangat ditentukan sosok pendampingnya di Pilkada Jawa Timur 2018.

Baca: Dedi Mulyadi Nilai Golkar Akan Kiamat Jika Tak Segera Gelar Munaslub

"Kalau dilihat dari petanya, potensi ibu Khofifah vs Saefullah Yusuf adalah 50-50. Kemenangan mereka bisa jadi sangat ditentukan oleh wakilnya," ujar Ray Rangkuti kepada Tribunnews.com, Kamis (23/11/2017).

Khofifah Indar Parawansa memilih Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai pasangannya pada Pilkada Jawa Timur 2018.

Sedangkan Gus Ipul meminang Abdullah Azwar Anas yang didukung PDI Perjuangan dan PKB.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: KPK Tangkap Setya Novanto, ICW Gelar Syukuran Makan Bakpao

Dia melihat Dardak bisa menarik kaum muda. Apalagi istrinya adalah mantan artis yang lumayan dikenal.

Hanya saja, imbuhnya, prestasinya selama menjadi Bupati Trenggalek, bisa menjadi sandungan atau keuntungan.

"Sangat tergantung apakah selama setidaknya 1 tahun terakhir ada prestasi yang meyakinkan dari dirinya," jelasnya.

Di sinilah Ray melihat sosok pendamping Gus Ipul yakni Azwar Anas dapat merebut simpati.

Baca: Khofifah Vs Gus Ipul, Pertarungan Ide dan Program

Menurutnya, prestasi Azwar Anas yang gemilang selama memimpin Banyuwangi menjadi modal politik bagi meraih suara kelompok kelas menengah dan juga anak muda.

Pada saat yang sama, Azwar juga masih berusia muda. Ditambah basis organizasi dan kulturalnya adalah NU.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas