Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kelompok Bersenjata Tembak Mati Seorang Operator Jalan Trans Papua

Seorang operator excavator bernama Yovicko Sondak (34) tewas ditembak Kelompok Kriminal Seperatis Bersenjata (KKSB).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kelompok Bersenjata Tembak Mati Seorang Operator Jalan Trans Papua
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA – Seorang operator excavator bernama Yovicko Sondak (34) tewas ditembak Kelompok Kriminal Seperatis Bersenjata (KKSB).

Kemudian, satu anggota Denzipur 10/KYD bernama Prada Didimus Abindodifu NRP 31150602570795 yang diperbantukan untuk membangun Jalan Trans Papua mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi di wilayah Kecamatan Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (12/12/2017).

Kapendam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhamad Aidi mengungkapkan, kejadian bermula ketika pelaksana tugas Jalan Trans Papua di KM 114 berangkat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas masing-masing.

Baca: Kasus Penemuan Mayat Wanita Muda Korban Mutilasi di Karawang Terungkap, Pelakunya Sang Suami

Lalu Prada Didimus bersama seorang masyarakat sipil bernama Viko berangkat menuju kali Mugi KM 112 dengan menggunakan exavator untuk mengambil BBM.

“Usai mengisi BBM, excavator yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan diperbaiki oleh personel dari Distrik Yal. Kemudian para pekerja pembangunan jalan kembali ke posko dengan berjalan kaki," ungkap Aidi, Rabu (13/12/2017).

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Setya Novanto Membisu dan Mengaku Diare Saat Jalani Sidang Perdana, Ini Fakta-faktanya

"Namun, ketika mereka mendekati SMP Mugi dengan keadaan cuaca pada saat itu hujan, dihadang oleh KKSB yang berjumlah 16 orang dengan menggunakan senjata api,” tambahnya.

Kalah jumlah personel, Prada Didimus tak bisa berbuat apa-apa.

Bahkan kepalanya ditodong dengan mengunakan pistol.

Senjata milik Prada Didimus pun direbut.

Baca: Seorang Bocah Terluka Akibat Jendela Helikopter Marinir AS Jatuh di Area Sekolah di Okinawa

“Saat itu Kelompok KKSB langsung menendang dan membuangnya ke jurang sampai pingsan. Sementara Vicko ditodong dengan menggunakan senjata AK dan diseret ke hutan hingga akhirnya ditemukan tewas,” jelas Aidi

Sekitar pukul 19.30 WIT, Prada Didimus siuman dan berusaha kembali ke camp.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas