Korlantas Polri Beberkan Cara Deteksi STNK dan BPKB Palsu
Korlantas Polri mengungkap cara mendeteksi STNK dan BPKB palsu yang dibuat oleh komplotan pembuat dokumen palsu.
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korlantas Polri mengungkap cara mendeteksi STNK dan BPKB palsu yang dibuat oleh komplotan pembuat dokumen palsu.
Komplotan ini dibekuk okeh penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.
Kasubdit Ditregident Korlantas Polri, Kombes Priyanto mengungkapkan bahwa setidaknya ada lima cara mendeteksi BPKP palsu atau asli.
Baca: 16 Kader Jadi Tersangka Kasus Korupsi Selama Novanto Jabat Ketum Golkar
Cara pertama adalah dengan melihat bahan cover yang digunakan BPKB. Untuk BPKB asli lebih mengkilap dibandingkan yang palsu.
"Soal BPKB, sudah ada syarat pengamanannya, tapi tidak bisa diungkap seluruhnya. Tetapi, bisa dilihat secara kasat mata. Bahan asli (cover BPKB) lebih mengkilap dibandingkan palsu (cover BPKB) ," ujar Priyanto di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017).
Kedua, hologram yang berada di halaman pertama BPKB palsu lebih kuning bila diterawang.
Sedangkan, pada yang asli warnanya tidak berubah, yakni berwarna abu-abu.
Baca: Jawaban Aziz Soal Tudingan Tak Dapat Jalankan Program Jokowi-JK
"Lalu nomor seri (yang di bawah hologram) ada tujuannya. Nomor seri membedakan (domisili). N untuk polda mana P untuk polda mana dan hanya ada di korlantas. Ngggak bisa di publis," kata Priyanto.
Empat, pada lembar identitas pemilik kendaran.
Biasanya, kata Priyanto, BPKP yang palsu hanya mengubah data kendaraan. Sedangkan data pemilik kendaraan tidak diubah.
"Dibagian identitas kendaraan banyak yang dihapus kemudian di print ulang. Ini jelas kelihatan," imbuh dia.
Terakhir, pada halaman ke 14 BPKP asli terdapat lambang korlantas yang bila disinari dengan cahaya ultraviolet.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.