Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Sekjen Golkar Harus Bekerja Profesional dan Loyal kepada Ketua Umum'

Menurut Happy Bone, jabatan Sekjen harus diisi kader yang mau bekerja secara profesional dan betul-betul loyal kepada ketua umum.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dewi Agustina
zoom-in 'Sekjen Golkar Harus Bekerja Profesional dan Loyal kepada Ketua Umum'
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) bersama Ketua Penyelenggara Rapimnas dan Munaslub Nurdin Halid (kanan) menerima pandangan dari perwakilan DPD saat memimpin jalanya rapat paripurna II Munaslub Golkar di Jakarta Covention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (19/12/2017). Rapat paripurna Munaslub Golkar ini membahas padangan umum DPD I tiap-tiap provinsi. Nantinya akan ditentukan berbagai kebijakan-kebijakan yang ditentukan dan disetujui oleh peserta rapat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Dia yakin, Airlangga akan memilih sekjen mumpuni yang betul-betul berorientasi kepada target mengembangkan dan memoles citra Partai Golkar sehingga bangkit dari keterpurukan.

"Oleh karena itu, kita tidak akan berpijak pada patron klien. Jadi, arahnya ingin memilih sekjen yang sesuai kebutuhan tadi itu," kata Happy.

Happy menambahkan, calon sekjen sudah pasti yang profesional, dan bisa memahami suasana kebatinan Partai Golkar.

Baca: Buaya Sepanjang 1,5 Meter Berdiam Diri saat Ditangkap dan Diikat Warga

Menurutnya, saat ini butuh figur yang bisa melakukan konsolidasi dan mempersatukan kader.

Menurutnya, ketua umum diberi waktu satu bulan, untuk mengkaji, mempertimbangkan, untuk kemudian betul-betul mumutuskan secara selektif dan kualitatif orang yang paling tepat mendampinginya.

"Tentu harus didampingi sekjen yang tepat pula. Sebab sekjen itu motor organisasi. Kalau sampai salah memilih, atau apalagi memilih karena faktor patron klien, itu berbahaya bagi partai Golkar ke depannya," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Happy pun membeberkan sejumlah nama yang mungkin ditunjuk Airlangga jadi sekjen.

"Ada Ibnu Munzir, Ludwijk, Eko Wiratmoko, Agus Gumiwang, Sarmuji, Mekeng, stok kita kan banyak. Ada yang menengah ada yang senior juga. Jadi enak sebetulnya kita memilihnya. Bisa digunakan dengan cara profesional," katanya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas