Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tegaskan Dukung Jokowi, Airlangga Untungkan Golkar

Djayadi Hanan mengatakan, ada beberapa tugas yang harus dilakukan Partai Golkar dibawah pimpinan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Tegaskan Dukung Jokowi, Airlangga Untungkan Golkar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto berjalan di luar ruang rapat sebelum memimpin jalanya rapat paripurna II Munaslub Golkar di Jakarta Covention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (19/12/2017). Rapat paripurna Munaslub Golkar ini membahas padangan umum DPD I tiap-tiap provinsi. Nantinya akan ditentukan berbagai kebijakan-kebijakan yang ditentukan dan disetujui oleh peserta rapat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

"Golkar paling tidak ada calon. Tidak seperti pemilu 2014, sama sekali tidak ada calon. Padahal kan pemenang pemilu nomor dua. Nah kalau Pak Airlangga konsentrasi penuh, bisa saja dia menjadi salah satu calon wakil presiden," kata Djayadi.

Lebih lanjut Djayadi menyebutkan, Partai Golkar butuh rekonsolidasi besar-besaran dan revitalisasi.

Karena posisinya sedang terpuruk akibat kasus Setya Novanto dan kasus korupsi lainnya yang dilibatkan ke Golkar.

"Dari sisi Partai Golkar, diperlukan orang yang ketua umumnya harus konsentrasi penuh, tidak boleh terbagi tugasnya," katanya.

Sementara soal jabatan menteri, Airlangga dianggap memiliki tugas sangat penting yang memerlukan konsentrasi penuh.

Baca: Wanita Penabrak 6 Siswa SD di Jepang Dibebaskan dari Hukuman

Apalagi, pemerintah saat ini terus menggenjot program-program bidang infrastruktur maupun ekonomi jelang berakhirnya pemerintahan Jokowi-JK pada 2019.

Rekomendasi Untuk Anda

"Berarti memerlukan kabinet dan menteri yang juga konsentrasi penuh dengan tugasnya masing-masing," katanya.

Untuk itu, Djayadi berharap agar Airlangga Hartarto dapat maksimal dalam memperbaiki Partai Golkar. Nantinya posisi di Kabinet Kerja dapat dipegang kader Golkar lainnya.

"Tinggal bagimana komunikasi antara Golkar dengan presiden," katanya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas