Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Capaian Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan RI

Sejak resmi menjabat, Presiden Joko Widodo bertekad membangun Indonesia dari pinggiran sehingga pembangunan perbatasan pun jadi fokus perhatian.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Capaian Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan RI
Tribunnews.com/ Muhammad Zulfikar
Sekretaris BNPP, Hadi Prabowo (tengah) di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (14/8/2017). 

Masalah ketersedian energi, Hadi menyampaikan telah dilakukan proses pembangunan pembangkit listrik sebanyak 6 unit di 6 lokpr dan ke depan akan dibangun pembangkit listrik sebanyak 47 unit di 7 lokpri serta perluasan pembangunan pembangkit listrik di 120 desa yang ada di tapal batas negara.

Sementara untuk pembangunan pasar, menurut Hadi, yaitu tipe C dan D ini sudah melebihi target.

Baca: Identitas 6 Korban Tewas Kapal Terbalik di Sungai Kayan

Sedangkan untuk tipe A dan B saat ini sedang proses pembangunannya yang dilakukan oleh Kemendag.

Terkait dengan konektivitas antar daerah, sampai saat ini telah ditetapkan 9 tol laut trayek antara lain dari Tanjung Perak sampai Saumlaki.

Tol laut yang juga telah ditetapkan adalah trayek Tanjung Perak ke Maumere.

Pembangunan infrastruktur jalan, Hadi mencontohkan, di perbatasan Kalimantan Barat, target panjang jalan yang akan dibangun sepanjang 849,8 km kini sudah tembus 742,4 km.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara di perbatasan Kalimantan Timur, dari target jalan sepanjang 243,6 km, yang belum tembus tinggal 76,5 km.

Sebagian lahan yang belum dibebaskan untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (11/11/2015). Meski groundbreaking pengembangan Bandara Syamsudin Noor telah dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Senin (18/5/2015) lalu, namun masih ada beberapa lahan yang belum dibebaskan, bahkan masih ada beberapa warga yang bertahan menempati rumahnya.
Sebagian lahan yang belum dibebaskan untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (11/11/2015). Meski groundbreaking pengembangan Bandara Syamsudin Noor telah dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Senin (18/5/2015) lalu, namun masih ada beberapa lahan yang belum dibebaskan, bahkan masih ada beberapa warga yang bertahan menempati rumahnya. (Banjarmasin Post/Ratino Taufik)

Progres pembangunan jalan di perbatasan Kalimantan Utara, dari target pembangunan jalan sepanjang 826,7 km, yang belum tembus, kini tinggal 116,9 km.

"Kalau secara menyeluruh total jalan di Kalimantan adalah 1920,10 km, yang belum tembus 300,7 km," kata Hadi.

Baca: Gunung Agung Semburkan Asap Tebal Setinggi 1.000 Meter

Untuk pembangunan jalan di perbatasan di NTT, target panjang jalan yakni 176,2 km, yang belum tembus tinggal 25,10 km.

Sedangkan di Papua, panjang jalan yang sedang dibangun sepanjang 1 098,2 km, yang belum tembus 215,6 km.

Peningkatan bandara udara (bandara) dan pelabuhan tahun 2015 sampai dengan 2017, sebanyak 36 bandara telah dibangun.

Sedangkan untuk pembangunan pelabuhan atau dermaga, telah dibangun 8 pelabuhan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas