Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prihatin Lihat Hanura Terbelah, PDIP Tak Akan Campur Tangan

Diketahui, Hanura dan PDI Perjuangan, adalah partai politik pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
zoom-in Prihatin Lihat Hanura Terbelah, PDIP Tak Akan Campur Tangan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan paparan saat peringatan hari ibu di Kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta, Jumat (22/12/2017). Peringatan hari ibu yang diusung PDI Perjuangan ini mengambil tema 'Kursus Pancasila dan Sarinah: Platform Gerakan Nasional'. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan rasa prihatinnya atas konflik internal yang terjadi di Partai Hanura.

Diketahui akibat konflik itu muncul dualisme kepengurusan yaitu antara kubu Oesman Sapta Oddang (OSO) dan Sarifuddin Sudding dimana terjadi saling pecat antara keduanya.

"Kami prihatin terhadap persoalan yang terjadi di Hanura," kata Hasto kepada wartawan di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Baca: Ini Pernyataan Ustaz Zulkifli Muhammad yang Dianggap Hoaks oleh Polisi

Diketahui, Hanura dan PDI Perjuangan, adalah partai politik pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Hanura juga telah menyatakan dukungannya mengusung kembali Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.

Lebih lanjut Hasto mengaku tidak ingin mencampuri lebih jauh urusan internal Partai Hanura.

Rekomendasi Untuk Anda

Termasuk juga ke kubu mana PDIP akan mendekat.

Baca: Besok, Hadi Tjahjanto Akan Serahkan Jabatan ke KSAU Baru

Menurutnya setiap partai memiliki urusan rumah tangga dan AD/ART sendiri.

"Kami tidak akan campur tangan, Pak Presiden tak akan campur tangan. Setiap partai punya rumah tangga sendiri, AD/ART sendiri. Kami hanya berharap seluruh persoalan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah. Itulah keutamaan di dalam demokrasi kita," katanya.

Hasto hanya berharap agar setiap parpol menerapkan cara berpolitik dengan mengacu pada nilai-nilai Pancasila.

Apalagi tahun ini tahapan-tahapan Pemilu 2019 akan dimulai.

"Sehingga kami berharap seluruh persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat. Posisi politik PDIP, kami tidak akan intervensi ataupun mencampuri persoalan setiap partai karena kami menghormati rumah tangga setiap parpol," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Partai Hanura diketahui tengah mengalami dualisme kepengurusan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas