Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usung Perempuan Dalam Pilkada, Partai Politik Masih Berorientasi Pada Elektabilitas dan Modal

Perempuan calon kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2018 berasal dari empat latar belakang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Usung Perempuan Dalam Pilkada, Partai Politik Masih Berorientasi Pada Elektabilitas dan Modal
Tribunnews.com/ Glery Lazuardi
Peneliti Perludem, Mahardika di Media Center KPU, Rabu (21/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perempuan calon kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2018 berasal dari empat latar belakang.

Empat latar belakang itu berupa kader partai, jaringan kekerabatan, mantan anggota legislatif, dan calon petahana.

Hal tersebut disampaikan peneliti Perludem, Mahardika.

Baca: Keterwakilan Perempuan Dalam Pilkada 2018 Capai 8,85 Persen

Dia menganalisa keterwakilan perempuan di Pilkada 2018 berdasarkan data di website Komisi Pemilihan Umum (KPU), yaitu infopemilu.kpu.go.id per Selasa (20/2/2018).

Baca: KPK Periksa Seorang Notaris Telisik Kasus Suap Emirsyah Satar

Rekomendasi Untuk Anda

"Latar belakang perempuan calon kepala daerah, jaringan kekerabatan, kader partai, petahana, dan mantan anggota DPR/DPRD/DPD. Empat hal ini konsisten mendominasi latar belakang perempuan calon kepala daerah dari pilkada ke pilkada," tutur Mahardika, di Media Center KPU, Rabu (21/2/2018).

Dia mencontohkan latar belakang dari dua orang perempuan yang mendaftar sebagai calon gubernur, yaitu Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur dan Karolin Margret Natasa di Kalimantan Barat.

Baca: Sempat Putus Komunikasi, Keputusan Habib Rizieq Tunda Kepulangannya Terjadi Usai Subuh

Dia menjelaskan, Khofifah merupakan mantan Menteri Sosial pada periode 2014-2018.

Selain itu, dia juga pernah menempati posisi sebagai anggota DPR RI pada 1992-2006.

Sedangkan, Karolin merupakan Bupati Landak periode 2017-2022.

Baca: Seorang Anggota Polisi Meninggal Dunia Saat Amankan Kedatangan Habib Rizieq

Dia juga pernah menempati sebagai anggota DPR RI pada 2009-2014.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas