Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kompolnas Minta Direktorat Polair Diperkuat untuk Awasi Pelabuhan Tradisional

Saya berharap Polri bisa perkuat Polisi Perairan untuk awasi pelabuhan tradisional di konteks peredaran narkoba

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kompolnas Minta Direktorat Polair Diperkuat untuk Awasi Pelabuhan Tradisional
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Diskusi narkoba 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan meminta Polri untuk memperkuat Direktorat Polair demi memerangi narkoba yang masuk ke Indonesia utamanya di perairan.

Bukan tanpa alasan ini karena dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, tim gabungan dari Polri, BNN hingga Bea Cukai banyak mengungkap kapal asing yang melintas di perairan Indonesia membawa barang haram hingga beberapa ton.

"Saya berharap Polri bisa perkuat Polisi Perairan untuk awasi pelabuhan tradisional di konteks peredaran narkoba," ucap Andrea, Sabtu (24/2/2018) dalam diskusi bertema Darurat Narkoba, di Menteng, Jakarta Pusat.‎

Andrea menjelaskan perkuatan yang dimaksud bukan hanya pada penambahan personel tapi juga penambahan kapal hingga kualitas penyidik ditambah utamanya soal seluk beluk narkoba.

"Kapal juga harus ditambah, disesuaikan dengan peruntuhan. Jangan wilayahnya sering daerah ombak besar tapi pakai kapal kecil. Penyidik juga harus ditambah dan tahu soal narkoba," tambahnya.

Diketahui, baru-baru ini, Jumat (23/2/2018), tim gabungan menemukan kapal asing bernama Win Long BH 2998 diduga membawa narkoba sekitar 3 ton.

Kapal berbendera Taiwan ini ditemukan tengah berlayar di selat Philips dekat Pulau Nipah, dengan membawa 28 Anak Buah Kapal (ABK) . Lalu kapal dibawa ke Dermaga Ketapang Kanwil DJBC Kehusus Kepri di Kec Meral Kab Karimun untuk diperiksa.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas