Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ibu Kandung Aniaya Anak Sendiri yang Masih Balita Hingga Koma

SN alias S (27) tega menganiaya anak kandungnya bernama KGO yang masih berusia 1,5 tahun hingga koma.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUN-VIDEO.COM - SN alias S (27) tega menganiaya anak kandungnya bernama KGO yang masih berusia 1,5 tahun hingga mengalami koma.

Sebelumnya diberitakan, pelaku menuduh sang pacarlah yang menganiaya buah hatinya, namun hasil penyelidikan membuktikan sebaliknya.

Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan menerangkan, penganiayaan dilakukan di Kampung Iplik, RT 002/012, Mekarjati, Karawang.

SN menganiaya bayinya sejak Februari - Maret 2018. Pelaku menganiaya dengan memukul, dan mencubit korban.

"Diduga korban dianiaya oleh tersangka berupa pukulan dan cubitan di tangan, kaki, kepala dan punggung korban secara berkelanjutan," ujar Hendy melalui keterangan tertulisnya, Kamis (22/3/2018).

Hendy menyebut, tersangka melakukan penganiayaan dengan mendorong korban hingga terjatuh dan kepala korban bagian belakang membentur rak piring.

Berita Rekomendasi

"Kemudian satu hari setelah itu korban mengalami kejang-kejang dan kondisi terakhir korban mengalami koma atau tidak sadarkan diri. Sampai saat ini korban dirawat di RSUD Karawang," ujar Hendy.

Baca: Maling di Lembata Ditangkap di Batam

Baca: Kartu Indonesia Sehat Tidak Berguna Bagi Korban Bom Bali, Chusnul Khotimah

Usai mendapatkan laporan tersebut pada 19 Maret lalu, polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan menangkap ibu korban.

Dari pemeriksaan sementara, tersangka melakukan penganiayaan karena masalah ekonomi.

"Karena ekonomi. Mudah melampiaskan emosi dan kekesalan terhadap bayinya," ujarnya.

Hendy menyebut, kondisi korban sangat memprihatinkan. Korban pun saat ini bergantung dengan alat untuk hidup.

"Dokter sampaikan kalau alat dicabut kemungkinan korban meninggal," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 (2) dan (4) UU RI Nomor 17/2016 tentang Perlindungan Anak ancaman hukuman 5 tahun penjara dan Pasal 351 (2) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan luka berat ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Karena korban adalah anak masih dibawah umur maka bisa ditambah sepertiga lamanya kurungan penjara," ujarnya.

TONTON JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas