Menteri Agama Ungkap Ciri-ciri Travel Umrah Bermasalah
Sehingga bila ada Penyelenggara perjalan ibadah umroh (PPIU) menerapkan biaya di bawah itu akan langsung menjelaskan ke Kemenag.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan travel umroh yang bermasalah biasanya menawarkan perjalanan ibadah umrah dengan sistem marketing MLM dengan harga yang tidak masuk akal.\
Oleh karena itu dengan adanya kejadian first Travel dan Abu Tour kementerian Agama menurut Lukman membuat harga rekomendasi yakni Rp 20 juta.
Baca: Bagaimana membedakan diplomat asing dengan mata-mata?
Sehingga bila ada Penyelenggara perjalan ibadah umrah (PPIU) menerapkan biaya di bawah itu akan langsung menjelaskan ke Kemenag.
"Yang ingin menerapkan harga di bawah harga referensi dia dimungkinkan. selama dia melaporkan ke kami Kemenag dan menjelaskan mengapa harganya bisa lebih murah dari harga referensi," ujar Lukman usai rapat Kerja bersama Komisi VIII, Selasa kemarin, (27/3/2018).
Menurut Lukman, belajar dari kasus first travel dan abu tour, Kementeriannya melakukan pengetatan dalam penyelenggaraan ibadah umrah.
Misalnya diatur secara rinci standar pelayanan minimum maskapai, hotel, dan lain lain. Adanya kasus First Travel dan Abu Tour karena selama ini tidak diatur secara rinci masalah standar pelayanan minimun tersebut.
"Dalam PMA (peraturan menteri agama) baru tegas mengatakan bahwa penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah bukanlah wisata pada umumnya biro biro travel yang lain. Ini adalah perjalanan ibadah. Setiap PPIU harus menerapkan prinsip dasar syariah yang berlaku dalam agama Islam," pungkasnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.