Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jokowi Tanggapi #2019GantiPresiden, Bamsoet: Itu Bukan Keluhan Tapi Klarifikasi

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa apa yang disampaikan Jokowi terkait hashtag #2019GantiPresiden, bukan merupakan keluhan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Jokowi Tanggapi #2019GantiPresiden, Bamsoet: Itu Bukan Keluhan Tapi Klarifikasi
Tribunnews.com/Fitri
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menghadiri bincang pagi di kedai kopi kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (18/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa apa yang disampaikan Jokowi terkait hashtag #2019GantiPresiden, bukan merupakan keluhan.

Menurutnya, wajar jika Jokowi menanggapi hal tersebut lantaran ingin melakukan klarifikasi.

"Ya menurut saya, yang disampaikan oleh Presiden itu bukan suatu keluhan, melainkan itu sebuah klarifikasi," ujar Bamsoet, di Gedung Nusantara III DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Mantan Ketua Komisi III itu pun menilai bahwa penjelasan memang seharusnya diberikan seorang pemimpin negara kepada rakyatnya.

Baca: Plt Gubernur Sulsel Merinding, Tubuhnya Panas saat Memasuki Rumah Jabatan

"Wajar saja, seorang Presiden memang harus memberikan penjelasan yang real pada masyarakat," kata Bamsoet.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal tersebut, kata politisi Golkar itu bertujuan agar kedepannya tidak ada rakyat yang bingung dan terus bertanya-tanya terkait kemunculan hashtag yang seakan membuat Jokowi dipandang negatif.

"Agar tidak menimbulkan kebingungan atau ketidakpastian dari masyarakat," tegas Bamsoet.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 31 detik yang berisi konten produksi t-shirt bertuliskan #2019GantiPresiden.

Baca: Zumi Zola Dua Kali ke Jakarta Sebelum Ditahan KPK, Terakhir Menginap di Rumah Mertua

Presiden Jokowi pun menanggapi santai munculnya gerakan #2019GantiPresiden yang ramain di media sosial.

Ia menilai, gerakan mencetak kaos bertagar seperti itu, tidak mampu mengganti Presiden.

Sindiran tersebut ia sampaikan saat berpidato dalam acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 7 April 2018, seperti yang dirilis Biro Pers Sekretaris Presiden.

"Masa kaos bisa mengganti Presiden?" kata Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas