Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PSI Soroti Kampanye Pernikahan Dini

Ia mengkhawatirkan pernikahan dini akan menimbulkan sejumlah masalah, seperti putus sekolah, ketidaksiapan fisik dan mental, ketidakcukupan finansial

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in PSI Soroti Kampanye Pernikahan Dini
Tribunsulbar/Nurhadi
Pasangan yang menikah adalah Andini (mempelai perempuan) dan Arling (mempelai laki-laki). Andini kini baru berusia 15 tahun, sedangkan Arling setahun lebih tua, yakni usianya 16 tahun. 

“Kalau tujuannya menghindari zina, pernikahan bukanlah jawaban tunggal. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan anak muda untuk menghindari zina, misalnya berorganisasi, belajar, mengaji, dan lain-lain. Lagipula, memangnya isi kepala anak muda hanya seks?” jelas Dara.

"Zina tentu saja dilarang dalam agama-agama, termasuk Islam. Tapi, kemiskinan yang sangat mungkin terjadi karena pernikahan dini yang tidak terencana juga menjadi sumber bencana. Kemiskinan itu dekat dengan kekufuran, begitu kata hadits Nabi Muhammad SAW," pungkasnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas