Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gerindra Minta Pemerintah Jelaskan Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar

Saatnya pemerintah jujur tentang kondisi ekonomi yang sesungguhnya. Jangan sampai krisis ekonomi 1998 terulang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Gerindra Minta Pemerintah Jelaskan Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar
TRIBUNNEWS/FERDINAND WASKITA
Politisi Gerindra Nizar Zahro. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Gerindra Nizar Zahro meminta pemerintah Joko Widodo - Jusuf Kalla menjelaskan kepada publik tentang kondisi ekonomi Indonesia yang sebenarnya.

Menurutnya jatuhnya nilai rupiah yang hampir menyentuh angka Rp 14 ribu per dollar menandakan ‎fundamental ekonomi Indonesia sangat rapuh.

"Sehingga mudah terdampak oleh kebijakan dari luar negeri,"ujar Nizar Jumat, (27/4/2018).

Menurutnya meskipun merosotnya nilai tukar terhadap Dollar juga dialami negara lain, namun merosotnya rupiah terhadap dollar termasuk yang paling parah.

"Saatnya pemerintah jujur tentang kondisi ekonomi yang sesungguhnya. Jangan sampai krisis ekonomi 1998 terulang kembali," katanya.

Baca: Panggil Istri Yang Hakim Singgung Setya Novanto Tetap Romantis

Pemerintah kali ini harus terbuka terhadap konisi ekonomi, yang salah satunya terpuruknya nilai rupiah. Agar, tidak terulang kejadian 1998 dimana pada saat itu pemerintah menutup-nutupi kondisi ekonomi yang dilanda krisis.

Rekomendasi Untuk Anda

‎"Lebih baik pemerintah terbuka dan menjelaskan ke publik tentang seberapa besar dampak kebijakan ekonomi Trump terhadap perekonomian Indonesia. Saat sekarang kejujuran pemerintah lebih dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Nilai tukar rupiah terus melamah dalam beberapa hari terkahir, pada Rabu lalu nilai tukar rurpiah terhadap dollar mencapai Rp 13.925‎, pada hari ini nilai tukar kembali melemah mencapai angka 13.987.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas