Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekretaris Ditjen PAS: Perempuan Harus Lebih Produktif dan Sehat di Dalam Lapas

Kerjasama yang dilakukan terkait kesehatan perempuan di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Sekretaris Ditjen PAS: Perempuan Harus Lebih Produktif dan Sehat di Dalam Lapas
TRIBUNNEWS.COM/ILHAM RIAN PRATAMA
Sri Puguh Budi Utami, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tahun 2017 lalu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerjasama dengan UNODC, melakukan pemetaan meninjau kembali kebijakan dan praktek dilapangan. Kerjasama yang dilakukan terkait kesehatan perempuan di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Sekretaris Ditjen PAS, Sri Puguh Budi Utami mengungkap, narapidana perempuan harus menjadi human capital.  Maksudnya, dengan penyediaan lapak industri bagi penghuni lapas agar dapat membuat barang produksi layak jual.

"Kita harus mampu membangkitkan semangat perempuan di dalam lapas dengan memberikan pelatihan-pelatihan kreatif. Harapan kami, jumlah penghuni lapas tidak terus bertambah", kata Sri Puguh saat ditemui di Hotel Aston, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018).

Perundang-undangan di Indonesia memberikan narapidana hak dasar seperti akses kepada pendidikan, layanan kesehatan dan gizi. Namun keterbatasan struktural maupun institusional seperti penuh sesaknya lapas dan kurangnya anggaran, menjadi tantangan bagi lapas itu sendiri.

Pada bulan Mei 2018, di 526 lapas dan cabang rutan diisi oleh 242.903 narapidana dan 13.568 orang diantaranya perempuan dewasa dan anak-anak. Sepertiga narapidana perempuan ini berada di 33 lapas yang dirancang khusus untuk menampung perempuan.

Lokakarya tersebut dihadiri oleh 80 orang peserta yang berasal dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Lapas Perempuan dan Rutan Perempuan diseluruh Indonesia, Komnas Perempuan, Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal HAM, Bappenas, Kementerian Sosial R.I., Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linkages, USAID, UNAIDS, WHO.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas