Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cegah Sel-sel JAD 'Bangkit' dari Tidur, Polri Cek Database Terduga Teroris

Kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) terus menggaungkan aksinya melalui aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cegah Sel-sel JAD 'Bangkit' dari Tidur, Polri Cek Database Terduga Teroris
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Polisi berjaga saat proses pengeledahan rumah terduga teroris di Jalan Kapi Sraba, Perumahan Sawojajar 2, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (14/5/2018). Penggeledahan rumah ini dilakukan Polisi paska ditangkapnya seorang wanita berinisial SR (49) dalam kasus serangan teror bom di Surabaya. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) terus menggaungkan aksinya melalui aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo.

Mabes Polri pun berupaya untuk mencegah sel-sel JAD di wilayah lain 'bangkit' dengan cara mengecek data terduga teroris yang dimilikinya dan mengikuti pergerakan mereka.

"(Upaya pencegahan) kami coba cek dulu database kami. Karena database itu bisa saja berubah," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018).

Polisi, kata Setyo, menilai selama ini sel-sel teroris dalam status 'tidur'.

Baca: Biasanya Cepat Pulang Selepas Misa, Go Derbin Ariesta Ternyata Jadi Korban Ledakan Bom di Gereja

Meski sudah dipantau pergerakannya oleh polisi intelijen, para teroris dapat menghindar.

Selain itu, jenderal bintang dua ini memaparkan kelompok JAD memiliki anggota paling banyak di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

"Selama ini kan sel-sel tidur ini, mereka pinter juga ngeles. Diikuti intelijen, mereka ngeles juga," kata Setyo.

"Yang paling besar JAD di Jawa Barat, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Jawa Timur. Ini yang harus kami waspadai. Tetapi daerah-daerah lain juga ada. Seperti Bima, Poso. Itu JAD semua," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas