Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mendagri Bertemu BSSN Bahas Keamanan Jaringan di Seluruh Provinsi

Djoko mengatakan akan sesegera mungkin untuk membangun komunikasi jaringan antara pusat dengan daerah.

Mendagri Bertemu BSSN Bahas Keamanan Jaringan di Seluruh Provinsi
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU FIRMANSYAH
Tjahjo Kumolo bertemu dengan Kepala Badan Sandi dan Siber Negara 

Laporan wartawan tribunnews.com, Wahyu Firmansyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bertemu dengan Kepala Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) Djoko Setiadi membahas mengenai kelancaran pelaporan keamanan jaringan di seluruh Provinsi.

Djoko Setiadi membahas masalah dan kondisi Pemerintah Provinsi seluruh Indonesia untuk kelancaran komunikasi dan pelaporan keamanan jaringan di seluruh Provinsi.

"Kami dengan Pak Mendagri membicarakan masalah kondisi Pemprov-Pemprov seluruh Indonesia untuk kelancaran komunikasi, kelancaran pelaporan-pelaporan keamanan jaringan di seluruh provinsi perlu kita jaga, atau perlu kita libatkan," ujar Djoko Setiadi di Kantor BSSN, Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Djoko mengatakan akan sesegera mungkin untuk membangun komunikasi jaringan antara pusat dengan daerah.

"Sehingga ke depan akan segera kita bangun komunikasi jaringan antara pusat dengan daerah," katanya.

Sementara itu Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan jika dirinya yakin dengan BSSN, BIN dan Kepala Daerah untuk membangun tata kelola pemerintahan.

"Saya yakin BSSN dengan kepolisian BIN sudah dengan kepala daerah akan lebih efektifikan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien," ujar Tjahjo Kumolo di Kantor BSSN, Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Baca: Pensiun dari Dunia Akting, Sophia Latjuba Niat Habiskan Masa Tua di Jerman

Tjahjo mengatakan jika dirinya akan mengadakan pelatihan terkait hal tersebut.

"Paling lambat akhir agustuslah kami akan ada diklat bersama siapa sumber daya manusianya di daerah minimal didaerah menyediakan operation roomnya atau lembaganya," katanya.

Tjahjo berharap dengan adanya pelatihan ini seorang Gubernur bisa mendeteksi dengan detail sampai ke tiap Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)

"Sehingga seorang Gubernur bisa mendeteksi dengan detail sampai rumah ke rumah ditiap RT dan RW," katanya.

Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas