Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2018

Dua Pemudik Meninggal Saat Menyetir di Jalan Tol Purbaleunyi

Keduanya tewas saat sedang menyetir kendaraannya masing-masing di dua lokasi berbeda.

Dua Pemudik Meninggal Saat Menyetir di Jalan Tol Purbaleunyi
TRIBUN JABAR
Kecelakaan beruntun melibatkan bus PO Gapuraning Rahayu dan beberapa minibus di ruas Tol Cipularang, tepatnya di KM 85 arah Jakarta, Selasa (22/8/2017) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA  - Dua pengemudi mobil meninggal dunia saat melintas di Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jumat (15/6/2018).

Keduanya tewas saat sedang menyetir kendaraannya masing-masing di dua lokasi berbeda.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Rizky Adi Saputro, mengkonfirmasi adanya dua warga yang tewas saat sedang mengemudi.
Dirinya menjelaskan bahwa yang pertama terjadi kepada Parid Hamzah (26), warga Tasikmalaya.

 
Korban mengalami serangan jantung, saat sedang mengendarai mobil Kijang bernomor polisi B 1287 YGT.

"Pada saat berada di KM 84 tol Cipularang yang bersangkutan kejang-kejang. Kemudian menepikanlah kendaraannya di bahu jalan, seketika itu yang bersangkutan (Parid) meninggal dunia," katanya saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui pesan singkat.

Peristiwa kedua, dialami Andri Januar (41), warga Sukamiskin, Bandung. Ia diduga mengalami epilepsi yang diawali dengan kejang-kejang.

Baca: Bisnis Kuliner, Audi Marissa Coba Menu Jepang dengan Sambal Indonesia

Peristiwa tersebut saat mengendarai mobil Avanza bernopol D 1662 AAN melintas tol Cipularang KM 97.

Rizky menyebutkan ada tiga penumpang di dalam mobil yang dikemudikan Andri.

Baca: Prilly Latuconsina, Berlebaran dengan Santap Bubur Bayi

"Pada saat kejang-kejang, kemudian berusaha dipegang oleh teman yang ada di sampingnya, mencoba mengerem, dan akhirnya berhenti dengan menabrak seng di bahu jalan," ujarnya.

Mengetahui hal itu, ada petugas kepolisian yang menghampiri dan memberikan pertolongan pertama.

Namun, nyawa Andri tidak tertolong meski telah diberi air mineral untuk menenangkan penyakitnya yang kambuh.

Rizky menyebutkan pada dua kejadian tersebut, bukanlah murni kecelakaan lalu lintas.

"Jadi, dua kejadian tersebut bukan kecelakaan lalu lintas murni, melainkan kedua orang tersebut meninggal dunia dikarenakan sakit," ucapnya.

Kedua korban yang tewas tiba-tiba saat dalam perjalanan di ruas tol penghubung Jakarta dan Bandung ini sempat dibawa ke RS Thamrin.

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas