Tribun

Bupati Nonaktif Hulu Sungai Tengah Akan Jalani Sidang Beragenda Pemeriksaan Terdakwa

Menurut Takdir, dalam sidang nanti akan ada sejumlah hal yang dikonfirmasi kepada Abdul Latif sebagai terdakwa.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Bupati Nonaktif Hulu Sungai Tengah Akan Jalani Sidang Beragenda Pemeriksaan Terdakwa
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Hulu Sungai Tengah nonaktif Abdul Latif berjalan seusai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang kasus suap proyek RSUD H Damanhuri Barabai Tahun Anggaran 2017 kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (26/7/2018) dengan terdakwa Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Abdul Latif.

Jaksa KPK, M Takdir mengatakan agenda sidang kali ini pemeriksaan terdakwa Abdul Latif.

Baca: Seorang Tahanan Kabur Saat Akan Menjalani Sidang di Pengadilan Negeri Tangerang

Menurut Takdir, dalam sidang nanti akan ada sejumlah hal yang dikonfirmasi kepada Abdul Latif sebagai terdakwa.

"Kamis ini, agenda pemeriksaan terdakwa Abdul Latif," ujar Takdir.

Baca: Kebakaran Hanguskan Satu Unit Rumah Tinggal di Pasar Minggu

Dalam sidang sebelumnya, terungkap beberapa hal terkait Abdul Latif.

Saksi Ketua Kadin HST, Fauzan yang juga terdakwa dalam kasus yang sama menyatakan Abdul Latif pernah memanggilnya ke rumah dinas.

Di sana dikatakan apabila ada kontraktor yang ingin memberi fee harus melalui Kadin.

Baca: Kebakaran Terjadi di Jakarta Timur, Ayah dan Anak Ditemukan Tewas dalam Posisi Berpelukan

Masih menurut saksi ‎Fauzan, Abdul Latif juga mematok fee dalam setiap proyek.

Rinciannya, fee 10 persen untuk proyek jalan. Fee 7,5 persen untuk proyek bangunan dan fee 5 persen untuk pengadaan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas