Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menunggu 'Satria Piningit' Pilpres 2019, Suhendra Siap Menjemput Takdir

Pendaftaran capres dan cawapres Pilpres 2019 dibuka sejak 4 Agustus lalu namun belum ada yang mendaftar sampai sekarang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Menunggu 'Satria Piningit' Pilpres 2019, Suhendra Siap Menjemput Takdir
Ist for ribunnews.com
Ketua Umum Putra-putri Jawa Kelahiran Sumatera, Sulawesi dan Maluku (Pujakessuma) Nusantara, Suhendra Hadi Kuntono. 

Permadi hanya memberi tengara, “satriya piningit” yang akan muncul sebagai cawapres adalah yang latar belakangnya belum banyak diketahui umum, dan etnisnya pun tersamar. “Kita tunggu tanggal mainnya, 9-10 Agustus 2018,” tegas Permadi.

Namun, Permadi juga memaparkan skenario terburuk yang ia klaim datangnya dari alam semesta dan Tuhan YME, yakni Pemilu/Pilpres 2019 tak akan terlaksana, karena sebelumnya akan terjadi “gara-gara” atau huru-hara. “Sudah ada tanda-tanda alam. Gerhana bulan darah dua kali, lalu gempa bumi 7 SR di NTB,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Suhendra Hadi Kuntono mengaku kaget dengan prediksi Permadi.

Namun, Suhendra yang etnisnya tersamar, beretnis Jawa tapi kelahiran Medan, Sumatera Utara, 50 tahun lalu, memilih “istikomah” sebagai salah satu “satriya piningit” bakal cawapres Jokowi.

“Kalau Allah menakdirkan seseorang sebagai ‘satriya piningit’ dan kemudian menjadi pemimpin, siapa pun tak bisa menolak.

Sebab itu, saya pun harus mempersiapkan diri bila bangsa dan negara ini memerlukan pengabdian saya. Problem besar bangsa ini ada dua, yakni birokrasi dan koordinasi.

Banyak kebijakan Pak Jokowi yang patah di tengah jalan. Sebaik apa pun program Pak Jokowi, bila tak ada eksekutor handal, tak akan berjalan baik. Yang pasti saya akan mulai tumpas habis koruptor. Saya akan eksekusi mati koruptor di Monas. Saya siap menjemput takdir,” ujarnya. (***)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas