Fakta Unik Seputar Paskibraka, Pengibar Bendera di HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
Dalam upacara peringatan kemerdekaan, keberadaan pasukan pengibar bendera pusaka tentu menarik perhatian.
Penulis:
Diah Ana Pratiwi
Editor:
Wahid Nurdin
Atasan dan bawahan menggunakan warna putih, mengenakan kaus tangan putih dan setangan leher warna merah pinggir putih.
Kaus kaki juga berwarna putih, dan sepatu kulit hitam.
Tak boleh ketinggalan peci dengan lambang negara.
Penggunaan warna putih sebagai makna kesucian dalam melaksanakan tugas pokok mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka Merah Putih.
5. Lambang Anggota
Lambang anggota Paskibraka adalah setangkai bunga teratai yang mulai mekar dan dikelilingi gelang rantai berbentuk bulat serta belah ketupat berjumlah masing-masing 16.
Makna dari lambang tersebut ialah, bunga teratai sebagai simbol sesuatu yang tumbuh di lumpur dan berkembang di permukaan air.
Dimaksudkan anggota Paskibraka yang tumbuh dari orang biasa dari tanah air yang sedang mekar dan membangun.
Tiga Kelopak bungan tumbuh ke atas berarti, belajar, bekerja dan berbakti.
Sedangkan tiga helai kelopak ke arah mendatar bermakna aktif, disiplin dan gembira.
Mata Rantai melambangkan persaudaraan yang akrab antar sesama generasi muda Indonesia, tanpa memandang suku, agama, status sosial dan golongan.
6. Lengan kanan seragam terjahit Lambang Korps Paskibraka
Berbentuk perisai berwarna hitam dengan garis pinggir dan huruf berwarna kuning yang bertuliskan nama dan tahun pembentukan .
Tanda berakhirnya latihan kepemimpinan, setiap peserta dengan mengucapkan "Ikrar Putera Indonesia" sambil memegang Sang Merah Putih dilanjutkan mencium untuk senantiasa setia.
7. Tanda Pengukuhan berupa kendit atau Sabuk