Tribun

Gempa Bumi Lombok

Korban Gempa Lombok Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 73

Jika semangat ini runtuh, aku tau akan ada sahabat-sahabat yang siap bergandengan tangan untuk membuat ku bangkit kembali”

Penulis: FX Ismanto
zoom-in Korban Gempa Lombok Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 73
TRIBUNNEWS.COM/IST
Posko pengungsian korban gempa bumi dengan kekuatan 7 SR di Dusun Dangiang Timur, Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB TRIBUNNEWS.COM/ist 

TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK - "Jika semangat ini runtuh, aku tau akan ada sahabat-sahabat yang siap bergandengan tangan untuk membuat ku bangkit kembali” . Reaksi alam yang menggoncang masyarakat di Lombok sangat menyisakan duka mendalam. Puncak gempa yang terjadi pada hari Minggu, 5 Agustus 2018 dengan kekuatan 7 SR meratakan hampir seluruh rumah hunian dan juga menghilangkan banyak nyawa di Lombok, terutama Lombok Utara.

Posko pengungsian korban gempa bumi Lombok.
Posko pengungsian korban gempa bumi Lombok. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Salah satu desa yang terkena dampak hebat dari gempa adalah Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara yang memiliki 10 dusun dengan rekap total dihuni oleh 776 kepala keluarga, 2.813 warga. Hingga saat ini korban meninggal mencapai angka 16 orang dan total jumlah kerugian materil masih belum dapat diketahui. Duka yang melanda tidak hanya dikarenakan kehilangan anggota keluarga dan harta benda namun juga menyisakan trauma yang sangat mendalam bagi setiap individu korban di desa ini.

Posko pengungsian korban gempa bumi Lombok.
Posko pengungsian korban gempa bumi Lombok. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Berjalannya waktu Negara Republik Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 2018. Terkejutnya di tengah keadaan yang sangat memprihatinkan ini seluruh warga Desa Dangiang tetap akan ikut merayakan kemerdekaan negara Indonesia dengan mengadakan acara 17an yang bertempat di Posko Pengungsian Dusun Dangiang Timur, Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Acara dibuka dengan upacara bendera pk. 08.00 WITA dan kemudian berbagai perlombaan juga akan diadakan.

Posko pengungsian korban gempa bumi Lombok.
Posko pengungsian korban gempa bumi Lombok. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Turut terlibat juga Kepala Daerah setempat, Organisasi Indonesia Bangkit, Relawan Universitas Atma Jaya Jakarta, dan relawan-relawan lain yang berada di Desa Dangiang untuk membantu dalam pelaksanaan acara 17an. Harapannya semua korban dapat menciptakan kembali semangat dan harapan-harapan baru. Selain itu, bagi elemen pihak eksternal juga tergambarkan keadaan yang sebenarnya dari dampak gempa Lombok di Desa Dangiang sebagai usaha untuk menciptakan rasa nasionalisme bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.​[maya]

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas