Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus Idrus Marham

Nasi Kebuli di Akhir Jabatan Idrus Marham Sebagai Mensos

"Pak Idrus datangnya bisa pukul 07.00WIB pagi. Rajin memang orangnya. Kalau pulang sih standar kantor," ujarnya kepada Tribun.

Nasi Kebuli di Akhir Jabatan Idrus Marham Sebagai Mensos
Warta Kota/Henry Lopulalan
Idrus Marham memberi keterangan kepada wartawan seusai menyerahkan surat pengunduran dirinya selaku Mensos kepada Presiden Jokowi di Kompleks Istana, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nasi Kebuli menjadi makanan wajib saat terjadi pergeseran menteri di kementerian sosial. Setidaknya, hal itu sempat terlihat saat Khofifah Indar Parawansa berhenti dan digantikan dengan Idrus, Januari 2018 lalu.

Ketika itu, Khofifah mengajak wartawan dan pegawan kementerian untuk makan bersama di ruangan menteri. Hal yang sama terlihat saat Idrus Marham digantikan oleh teman satu partainya, Agus Gumiwang Kartasasmita, Jumat (24/8/2018).

Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kementerian Sosial, Solahudin Yahya menjelaskan makanan itu dipesan karena lokasi restoran cukup dekat dengan kantor Kemensos. Harganya yang terjangkau dan penyajian yang cepat, menjadi alasan masakan itu dipesan.

"Ya karena restorannya di belakang kantor. Terus juga, serba mendadak. Jadi, mau cari yang cepat saja sih," ungkapnya.
Selama Idrus Marham menjadi menteri, Solahudi mengatakan harus ada menu ikan dalam setiap waktu makan. Atau, setidaknya ada menu khas Sulawesi dalam hidangan yang diberikan.

"Kalau Pak Idrus maunya harus ada ikannya. Itu biro umum yang menyiapkan. Kalau tidak, makanan khas Sulawesi lah pokoknya," ungkapnya.

Seorang satpam yang berada di lingkungan Kementerian Sosial menjelaskan, Idrus adalah sosok yang rajin masuk pagi. Bahkan sebelum pukul 08.00WIB.

"Pak Idrus datangnya bisa pukul 07.00WIB pagi. Rajin memang orangnya. Kalau pulang sih standar kantor," ujarnya kepada Tribun.

Paling diingat olehnya, saat Idrus menjabat, dana Tunjangan Hari Raya ditambahi oleh politisi Golkar itu. "Pas THR sih senang kita. Soalnya, kita ditambahin. Ya lumayan banget lah. He-he-he," imbuhnya.

Baca: Yamaha Hadirkan 2 Pilihan Warna Baru untuk MT-25

Sekjen Kemensos, Hartono Laras menjelaskan Idrus merupakan sosok yang begitu menjunjung tinggi persamaan derajat. "Dia sangat egaliter sekali. Sangat kekeluargaan saat memimpin rapat," jelasnya.

Politisi Golkar itu juga sering melontarkan lelucon-leluconnya ketika memimpin rapat. Sehingga, suasana rapat begitu cair. Bahkan persoalan yang pelik sekalipun.

"Ya karena memang karakternya seperti itu, tadi rapat konsolidasi terakhir juga masih sempat bercanda. Saya kira ini karakter yang dimiliki beliau ya," tambahnya.

Dia berharap, nantinya Menteri Sosial yang baru dilantik, Agus Gumiwang Kartasasmita juga dapat beradaptasi secara cepat dengan jajaran kemensos. Sehingga, program-program yang sedang berjalan, dapat dilanjutkan secara cepat.

"Kalau kami di kementerian sih sudah solid ya. Tidak akan terlalu banyak masalah karena sudah berganti dua kali juga. Saya harap nanti Pak Agus bisa langsung adaptasi," jelasnya.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas